terasbanua.my.id, Bandung – Puluhan jurnalis Kalimantan Selatan (Kalsel) diikutkan pelatihan peningkatan kualitas jurnalis yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Kalsel pada Minggu (14/5/2023) kemarin di Ballroom Hotel Arya Duta, Bandung.
Kepala Perwakilan BI Kalsel Wahyu Pratomo menjelaskan pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para jurnalis Kalsel dalam menyajikan informasi atau berita kepada masyarakat khususnya berita ekonomi.
“Apalagi selama ini jurnalis adalah sebagai mitra kami dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait kebijakan BI,” ucap Wahyu usai membuka pelatihan peningkatan kualitas jurnalis serta menjadi narasumber di kegiatan tersebut.
Melalui pemberitaan yang baik lanjutnya, informasi terkait kebijakan BI terutama pada Penerapan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) bisa diketahui dan dipahami masyarakat.
Mengingat kebijakan yang baru saja disahkan itu, memiliki tiga tujuan yakni mencapai stabilitas nilai rupiah, memelihara stabilitas pembayaran dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan. Tentunya hal tersebut sangat penting untuk diketahui masyarakat.
Apalagi kebijakan P2SK adalah salah langkah pemerintah dalam melindungi masyarakat dari keterpurukan ekonomi dampak dari pandemi Covid-19 melanda beberapa tahun lalu guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan itu lanjutnya, terutama untuk daerah Kalsel tidak hanya terus bersandar pada ekstraksi pada pertambangan saja yang memang menjadi penyumbang pendapatan terbesar di Kalsel.
“Makanya kita harus memikirkan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi yang lain di luar pertambangan. Apa itu? Ya pertumbuhan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), ekonomi syariah, perdagangan dan lainnya,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah







