Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 7 Sep 2026 01:11 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Pengendalian Air Banjarmasin Ditargetkan Lebih Optimal, Pengerukan Kolam Taman Kamboja Berpotensi Tekan Risiko Genangan


 Pengendalian Air Banjarmasin Ditargetkan Lebih Optimal, Pengerukan Kolam Taman Kamboja Berpotensi Tekan Risiko Genangan Perbesar

terasbanua.com, BANJARMASIN – Langkah Pemko Banjarmasin mengeruk kolam di Taman Kamboja pada Senin (7/9/2026) kemarin, diproyeksikan membawa dampak signifikan bagi sistem pengendalian air kota.

Setelah lebih dari satu dekade tidak dikeruk secara menyeluruh, pembersihan sedimentasi ini diharapkan mampu memulihkan fungsi kolam sebagai ruang retensi air yang efektif saat hujan deras melanda perkotaan.

​Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menyampaikan bahwa dampak utama dari pengangkatan material lumpur dan sedimentasi di dasar kolam adalah bertambahnya daya tampung limpasan air.
​
“Kita melakukan pengerukan kolam di Taman Kamboja yang diperkirakan mungkin sudah lebih dari 10 tahun tidak pernah dikeruk secara menyeluruh,” ujar Yamin dikonfirmasi Rabu (09/09/2026).

​Yamin menjelaskan, penumpukan sedimentasi selama bertahun-tahun telah menurunkan performa kolam dalam menampung air.

Dengan dibersihkannya sedimentasi tersebut, fungsi penampungan sementara dapat bekerja kembali secara maksimal, sehingga potensi genangan di kawasan sekitarnya dapat diminimalkan.
​
“Kita ingin mengembalikan fungsi kolam ini sebagai ruang retensi air di tengah kota. Sedimentasi yang menumpuk kita angkat agar daya tampungnya bertambah,”katanya.
​
Ia menegaskan, keberhasilan pengendalian banjir di Banjarmasin sangat bergantung pada integrasi antar elemen tata air. Berfungsinya kembali kolam Taman Kamboja akan langsung mendukung kerja drainase dan sungai di kawasan perkotaan.

​”Sehingga ketika hujan deras kolam ini dapat menahan sementara limpasan air dan membantu mengurangi genangan,” tekannya.

​Langkah ini juga menjadi awal dari pembenahan infrastruktur air yang lebih luas di Banjarmasin secara bertahap dan berkelanjutan.

​”Ini bagian dari upaya kita membenahi pengendalian air di Banjarmasin. Sungai, drainase, dan ruang-ruang retensi harus kita optimalkan bersama. Insyaallah kita kerjakan bertahap dan berkelanjutan,”kata Yamin.

​Melalui pengerukan ini, kawasan Taman Kamboja tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau dan pemeliharaan taman semata, tetapi berdampak langsung sebagai benteng retensi air dalam strategi penanganan banjir kota.

Prokom bjm

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Apresiasi Keberadaan  Posbankum di Setiap Kelurahan

28 September 2026 - 01:46 WITA

Tinjau Sungai Pemurus, Wali Kota Yamin Ajak Warga Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan

26 September 2026 - 01:42 WITA

Puncak Peringatan 5 Abad Kota Banjarmasin: Wali Kota Yamin Beserta Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Sultan Suriansyah

24 September 2026 - 01:39 WITA

Sambut 5 Abad Kota, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Layanan Poli Ortopedi dan Laboratorium PA

23 September 2026 - 01:34 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Luncurkan Gerakan Batiti ke SD

18 September 2026 - 01:30 WITA

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

Trending di Banjarmasin