terasbanua my.id, Banjarmasin – Penataan di kawasan Pasar Pagi yang berlokasi di Jalan Pasar Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah pada Minggu lalu (14/1/2024) ternyata belum berjalan maksimal.
Mengenai hal itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin dan stakeholder terkait melakukan rapat kembali bersama para pengelola dan pedagang Pasar Pagi di Balai Kota Banjarmasin, Jumat (19/1/2024).
“Tadi kita sudah berbicara dengan para perwakilan pedagang dan Minggu tanggal 21 ini akan kita lakukan penataan lagi dengan pola yang sama yaitu bergeser,” ucap Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar kepada awak media.
Para pedagang juga lanjut Tezar sapaan akrabnya, sudah sepakat untuk saling mengingat kepada sesama pedagang untuk bisa mematuhi aturan pemerintah.
Tidak hanya rapat dengan para pedagang, pihaknya juga melaksanakan rapat bersama pengelola lapak pasar guna melancarkan penataan kawasan tersebut.
“17 pengelola lapak yang hadir mereka siap membantu menyukseskan penataan kawasan Pasar Pagi itu,” ujar Tezar.
Sebelumnya, diakuinya penataan sempat terkendala karena ada beberapa pedagang yang sudah membuka lapak hingga sulit melakukan pergeseran ke belakang pada waktu itu.
“Makanya kami beri kelonggaran tapi tetap hanya batas sampai BNI 46. Di area Adipura, Jalan Lambung Mangkurat, dan Jalan Telawang itu sama sekali tidak ada parkir,” jelasnya.
Mengingat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin sudah menyiapkan kantong parkir di lima titik di kawasan tersebut.
Tentunya penataan kawasan Pasar Pagi sudah mempertimbangkan para pedagang yang terdampak dari pergeseran.
“Semoga nanti penataan lancar,” akhirnya.
Sementara itu, salah seorang pedagang Pasar Pagi, Yadi mengaku setuju saja dengan adanya pergeseran para pedagang yang berjualan di kawasan sejak kebijakan dikeluarkan.
“Pergeseran sudah dilakukan Minggu tadi, cuman memang belum ada ketemu titik temu makanya dirapatkan lagi untuk disepakati bersama,” kata penjual thrifting di Pasar Pagi.
Menurutnya ia bersama pedagang lain yang hadir sangat setuju atas arahan pemerintah untuk penataan di kawasan itu.
“Kami siap mengikuti walaupun ada perubahan pergeseran tetap mengikuti instruksi selanjutnya,” tutupnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






