terasbanua.my.id, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina melepaskan belasan Tenaga Kesehatan (Nakes) berangkat di negara Jepang untuk bekerja di Kaikoukai Healhtcare Corpration, di Aula Kayuh Baimbai, Jumat (1/11/2024).
Ibnu mengatakan 18 nakes yang bakal berangkat ini merupakan delegasi angkatan kedua yang mana tahun 2023 lalu sudah ada 25 nakes yang dikirim bekerja.
“Ini tindak lanjut kerjasama mou bersama Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bersama Kaikoukai beberapa waktu lalu,” kata Ibnu.
Menurut Ibnu, program ini menjadi salah satu upaya dalam Pemko Banjarmasin menanggulangi angka pengangguran. Terlebih, setiap tahunnya angka kelulusan mencapai seribu orang.
“Hampir seribu kelulusan yang terserap hanya 20 persen saja. Makanya ini salah satu solusi kita tawarkan,” kata Ibnu.
Dari program ini lanjut Ibnu, tentunya dapat meningkatkan kemampuan dan skill mereka saat kembali ke Indonesia.
“Mereka yang selesai kontrak bekerja kita siap menampung ke rumah sakit kita. Atau mungkin mereka membuka klinik sendiri dengan gaji yang mereka kumpulkan,” tuturnya.
Tentunya, ia berharap program strategis ini bisa terus dilanjutkan, siapapun nantinya yang terpilih sebagai pemimpin Kota Banjarmasin mendatang.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Machli Riyadi menambahkan program ini tentunya menjadi peluang besar bagi nakes yang ingin berkarir di negara Jepang.
“Sudah saatnya kita merebut peluang yang ada untuk bekerja di Jepang dengan gaji yang sangat menjanjikan,” ujar Machli.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Kaikoukai Healhtcare Corpration, Panji Aria Senapati menuturkan rate gajinya di negara Jepang terutama di Kota Nagoya sekitar Rp. 18 juta per bulannya.
“Rp. 18 juta itu gaji kotornya,” tutur Panji.
Lebih jauh, Panji menjelaskan menurunnya populasi SDM di Jepang sampai 25 persen yang membuat mereka membuka peluang kerja besar-besaran bagi tenaga kerja luar negeri. Salah satunya Indonesia.
Bahkan dari data statistik negara Jepang hingga tahun 2025 nanti, kekurangan nakes mencapai 330 ribu.
“Baik itu, tenaga medis dokter ataupun perawat,” katanya.
Adapun nakes yang dikirim nanti akan ditempatkan bekerja di beberapa rumah sakit, klinik hingga fasilitas Lanjut Usia (lansia).
Hamdiah
Foto. Hamdiah






