terasbanua.my.id, Banjarmasin – Shelter air atau halte sungai yang berada di kawasan objek wisata Kuin Kacil ternyata masih belum rampung dibangun.
Diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Slamet Begjo pengerjaan baru selesai tahap pertama yakni hanya bagian lantai beton dari shelter air saja.
“Lantainya itu sudah dikerjakan tahun 2022 lalu, harapannya tahun ini bisa selesai untuk bagian atap dan pagar sebagai pengaman,” ucap Slamet saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/5/2023).
Rencananya, pembangunan sarana prasarana sisanya itu sudah dalam proses lelang yang ditargetkan pada triwulan kedua sudah selesai.
“Selambat-lambatnya bulan Juli ini bisa selesai. Pada saat Hari Jadi Kota Banjarmasin saat itu sudah selesai,” imbuhnya.
Sementara besaran anggaran realisasinya, untuk pembangunan lantai shelter khususnya itu sudah menghabiskan anggaran sebesar Rp. 400 juta melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022.
Sedangkan untuk anggaran pembangunan bagian atap dan pagar shelter dianggarkan hanya sebesar Rp. 300 juta.
“Kenapa lebih mahal yang lantai, karena bagian tiang itu tidak ada di sini, jadi pesan dari luar daerah,” paparnya.
Tentunya jika rampung dibangun nanti, maka upaya Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin untuk mengangkat pariwisata di kawasan itu bisa maksimal.
Dimana shelter air itu akan berguna untuk menarik wisatawan yang berkunjung ke objek wisata dikembangkan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) wisata Kuin Kacil melalui transportasi sungai sekaligus susur sungai.
“Jadi kita fasilitasi shelter air ini untuk menunjang kegiatan wisata yang ada di Kuin Kacil dan menghidupkan wisata sungai yang khas di Kota Banjarmasin,” harapnya.
Di samping itu, ia membeberkan di tahun ini pembangunan shelter air juga bakal dilakukan di tiga titik. Namun anggaran yang akan digunakan bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) Kementrian Perhubungan.
“Pembangunan dilakukan di Kubah Basirih, Depan Balai Kota dan Siring Menara Pandang,” ujarnya.
Progres pembangunan shelter pada tiga titik itu sudah tahap lelang yang mana rencananya pengerjaan mulai bulan ini
“Ditargetkan lima bulan ke depan sudah selesai,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah







