terasbanua.my.id, Banjarmasin – Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor melepas ratusan jamaah calon haji yang berangkat tahun ini di Mesjid Raya Sabilal Muhtadin, Rabu (8/5/2024).
Arifin mengatakan keberangkatan jamaah calon haji Kota Banjarmasin terbagi dalam enam kloter yang terdiri dari 574 orang. Mulai keberangkatan tanggal 12 sampai dengan 18 Mei 2024 dari Asrama Haji Banjarbaru.
“Jamaah calon haji yang berangkat ada yang tertua usia 89 tahun dan yang termuda genap berusia 18 tahun,” kata Arifin.
Tentunya, ia berharap para jamaah calon haji yang berangkat selalu menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah. Mengingat adanya perbedaan cuaca yang mencolok antara tanah suci Mekkah dengan Indonesia.
“Mudah-mudahan bisa menunaikan ibadah haji dengan baik dan menjadi haji mabrur setelah pulang,” akhirnya.
Kepala Kantor Kemenag Kota Banjarmasin Matnor mengatakan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada jemaah haji. Khusus jemaah lansia.
“Kita juga berupaya semaksimal mungkin memberikan arahan untuk kesehatan lansia,” kata dia.
Tak hanya itu, sesuai arahan Kakanwil Kemenag Kalsel, pihaknya mengimbau kepada kepala Kemenag Kabupaten/Kota se Kalsel, untuk memprioritaskan jamaah calon lansia.
“Bagi jamaah calon haji se Kalsel termasuk Banjarmasin itu prioritas nanti. Mulai dari masuk bus dan turun di asrama haji, dan berangkat dari embarkasi Banjarmasin menuju tanah suci,” tutupnya.
Jamaah calon haji tertua, Siti Rahmah (89) mengungkapkan rasa syukur akhirnya bisa berangkat setelah tujuh tahun menanti.
“Senang akhirnya bisa berangkat. Apalagi usia sudah tua sekali,” katanya.
Melalui sang anak Siti Rahmah menyatakan seharusnya dirinya bisa berangkat sebelum pandemi Covid-19 melanda. Namun keberangkatan tertunda hingga di tahun 2024.
Sementara itu, jamaah calon haji termuda, Safwan Ridhani (18) menuturkan keberangkatannya haji tahun ini untuk menggantikan ayahnya yang telah meninggal dunia di tahun 2021 lalu.
“Saya limpahan ayah saya yang sudah meninggal yang rencananya akan berangkat bersama ibu tahun lalu,” tuturnya.
Namun karena usia belum cukup pada 2023 lalu, terpaksa dirinya menunaikan ibadah haji setahun setelah keberangkatan ibunya.
“Baru cukup umur tahun ini jadi baru bisa berangkat,” ujarnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






