terasbanua.my. Banjarmasin – Sejak Senin (29/7/2024) kemarin, proses belajar mengajar di SDN Melayu 5 Banjarmasin kembali berjalan usai musibah kebakaran yang terjadi sepekan lalu.
Namun, kondisi ruang kelas yang digunakan untuk proses belajar mengajar sangat seadanya. Dimana sebelumnya telah dibersihkan secara gotong royong.
“Pagi Senin tidak ada upacara, siswa berbaris hanya diberi pengarahan agar mereka tidak memasuki wilayah bekas kebakaran,” ungkap Kepala SDN Melayu 5 Banjarmasin, Sri Windari, Selasa, (30/7/2024).
Menurut Sri Windari jadwal sekolah tetap normal yakni masuk jam 8.30 wita dan pulang jam 13.00 wita. Namun ada beberapa kelas yang harus di rolling agar seluruh siswa bisa mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.
“Jadi kelas 1 bergantian dengan kelas 2 untuk ruang belajarnya,” ujarnya.
Sementara untuk ruang guru yang terdampak kebakaran lanjutnya, terpaksa pindah di kelas 3 yang mana ruangan itu hangus bagian atapnya.
Sedangkan ruang lainnya yang terkena kebakaran ditutupi dengan pagar agar para siswa tidak berada di kawasan bekas terbakar.
“Takut kalau mereka masuk akan kejatuhan sisa material kebakaran. Makanya anak-anak di larang bermain disana,” ujarnya.
Ia berharap segeranya ruangan yang rusak karena terbakar itu diperbaiki. Terutama jaringan listrik.
Mengingat proses mengajar sedikit banyaknya memelurkan jaringan listrik.
“Beberapa peralatan seperti printer juga terbakar. Semoga segeranya diatasi,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






