terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pemasangan pagar besi di kawasan Siring Menara Pandang memang efesien untuk penataan di kawasan tersebut dari Pedagang Kaki Lima (PKL). Namun sangat disayangkan ada beberapa pagar yang kondisinya rusak.
Kerusakan yang terjadi pada pagar pembatas di sepanjang kawasan objek wisata di Kota Banjarmasin itu di mulai dari bengkok hingga ada yang lepas dan hilang.
Bahkan dari pantauan terasbanua.my.id di lokasi pagar besi yang hilang itu bisa dilewati orang dewasa untuk bisa masuk ke kawasan Siring Menara Pandang.
Saat dikonfirmasi mengenai kondisi kerusakan tersebut, Kepala UPT Kawasan Siring Menara Pandang Naziza mengaku hal itu bukan kali pertama terjadi.
“Sudah sering terjadi kerusakan seperti itu. Padahal bulan Februari baru saja diperbaiki tapi rusak lagi,” ungkap Naziza kepada terasbanua.my.id, Jumat (17/3/2023).
Sedikitnya, ada enam titik yang pagar yang mengalami kerusakan. Dari Siring Pasar Terapung dekat Wifi Corner dan Ekspo.
Menurut Naziza, sebenarnya pengawasan di kawasan tersebut sudah maksimal dilakukan oleh petugas keamanan yang berjaga dari siang hingga malam.
Namun memang saat petugas lengah, ada saja oknum yang tidak bertanggung jawab berhasil merusak fasilitas umum tersebut.
Biasanya lanjutnya, mereka beraksi di jam rawan diperkirakan antara pukul 05.00 Wita saat penjaga malam berhenti berjaga. Sebelum petugas keamanan selanjutnya kembali berjaga di shif siang.
“Sejauh ini masih belum ada yang tertangkap basah orangnya. Jadi kami belum bisa memastikan apa motif mereka merusak seperti itu,” jelasnya.
Upaya mengantisipasi hal itu dulunya sudah dilakukan. Dimana pihaknya bersama Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banjarmasin telah memasang CCTV untuk memantau di sejumlah titik di kawasan tersebut.
Namun mirisnya, CCTV yang telah dipasang tersebut malah jadi sasaran para maling. Hingga upaya itu dinilai kurang efektif.
Tak patah semangat, upaya lain turut dilakukan seperti pemasangan spanduk larangan merusak fasilitas umum di kawasan Siring Menara Pandang di beberapa titik.
Namun usaha itu juga berakhir nihil, malahan spanduk larangan ikut dirusak dan bahkan ada yang dililitkan pada bagian pagar yang rusak.
“Ini ranahnya sudah bisa pidana karena merusak fasilitas umum. Terkait hal itu kami coba koordinasi dengan Polsek Banjarmasin Tengah untuk keamanan,” tegasnya.
Tak dipungkirinya, pagar besi pembatas berwarna hitam yang terpasang di sepanjang kawasan Siring Menara Pandang sifatnya bukan permanen.
Pasalnya hingga saat ini, rencana pemasangan pagar permanen masih belum mendapat lampu hijau dari pimpinan karena memang terbatasnya anggaran.
Maka dari itu, upaya penataan di kawasan itu dilakukan sementara dengan pemasangan pagar yang sifatnya tak permanen.
Sementara itu, perbaikan pada pagar besi yang telah dipasang sejak tahun 2022 lalu itu belum bisa dilakukan karena saat ini pihaknya tengah fokus penataan untuk pasar ramadan yang berlokasi di kawasan tersebut.
“Aktivitas masyarakat di sini juga kita batasi. Untuk perbaikan pagar akan kita lakukan setelah selesai ini,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






