terasbanua.my.id, Banjarmasin – Baru-baru ini Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin baru saja menerima satu unit Motor Listrik Sampah (Molisa) dari PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kalsel-Teng.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love mengungkapkan tak menutup kemungkinan Molisa itu bakal diperdayakan untuk program surung sintak.
Program surung sintak sendiri adalah program milik DLH Kota Banjarmasin dalam menanggulangi pembuangan sampah secara sembarangan dengan pengangkutan sampah melalui paman gerobak karena tidak adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di wilayah tersebut.
“Ya itu bukan tidak mungkin. Bisa saja paman-paman gerobak itu nanti kita pinjamkan Molisa untuk mengangkut sampah,” ucap Alive, Kamis (17/11/2022).
Namun sebelum dipinjamkan untuk mengangkut sampah pada paman gerobak. Tentunya harus dipastikan terlebih dahulu, guna menghindari adanya penyalahgunaan nantinya.
Selain itu, pihaknya juga akan membuat ketentuan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menghindari penyalahgunaan tersebut.
“Ya kita ingin nanti digunakan untuk kepentingan diri,” ujarnya.
Saat ini, pengunaan Molisa masih perlu bertahap, apalagi Pemko Banjarmasin baru memiliki satu unit yang mana nanti saat penggunaanya akan dievaluasi.
Diakuinya, sebelumnya pihaknya sudah telah mengusulkan lima unit Molisa. Namun direalisasikan baru satu unit yang mana di uji coba kelayakan terlebih dahulu.
“Ya kita lihat apakah efesien atau tidak digunakan. Jadi awal-awal kita coba di wilayah perkotaan dulu,” ungkapnya.
Sementara itu, kapasitas tampung dari Molisa sendiri dalam mengangkut sampah bisa mencapai 500 kilogram dengan daya listrik bisa menempuh jarak hingga 60 kilometer.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






