terasbanua.my.id, Banjarmasin – Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Banjarmasin diperkirakan baru bisa dihuni pertengahan tahun 2025.
Pasalnya, menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah masih ada beberapa hal yang harus dilengkapi. Misalnya pengisian perabotan yang diisi Bagian Umum Setda Kota Banjarmasin. Meski pembangunan rumdin sudah rampung.
“Secara fisik sudah 100 persen. Hanya sisa panel kelistrikan yang belum,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya dan Jasa Kontruksi Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Damayanti, Senin (13/1/2025).
Di samping itu, beberapa pengerjaan lainnya yang masih menjadi tanggung jawab Dinas PUPR adalah pembangunan pagar dan landscape atau halaman rumdin.
Ia menerangkan pengerjaan itu akan dilakukan pada awal tahun ini, dengan besar anggaran sekitar Rp. 2 miliar.
“Tahun ini kita masih akan mengerjakan pagar dan landscape. Kemungkinan besar Wali Kota Banjarmasin baru, Muhammad Yamin baru bisa menempati rumdin pada pertengahan tahun 2025. “Kemungkinan baru ditempati Wali Kota pada pertengahan tahun,” katanya.
Diketahui sebelumnya, konsep rumdin Wali Kota Banjarmasin mengadopsi gaya rumah Banjar dengan desain Gajah Manyusu yang dikombinasikan dengan Balai Laki. Perbedaanya dengan rumah dinas sebelumnya, ruang tamu ditempatkan di lantai bawah.
Proyek rumdin dimulai sejak 2022, dengan pembebasan lahan seluas 2.400 meter persegi yang menghabiskan anggaran sebesar Rp. 31 miliar, dilakukan dalam dua tahap. Yakni sebesar Rp. 19 miliar dan Rp. 12 miliar.
Meskipun proses pembebasan lahan sempat diselidiki oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel, kasus tersebut berakhir tanpa kejelasan. Pembangunan lalu dilanjutkan pada awal 2024 dengan anggaran tahap pertama sebesar Rp. 5 miliar, disusul tahap kedua Rp. 9 miliar.
Hamdiah
Foto. Hamdiah







