Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 1 Okt 2024 11:23 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Menuju Kota Sehat, 10 Kelurahan di Banjarmasin Kembali Deklarasikan Stop BABS


 Menuju Kota Sehat, 10 Kelurahan di Banjarmasin Kembali Deklarasikan Stop BABS Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – 10 kelurahan di Kota Banjarmasin mendeklarasikan stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) berlangsung di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Selasa (1/10/2025).

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan deklarasi ini menjadi upaya Kota Banjarmasin menuju Kota Sehat dengan target 80 persen Open Defecation Free (ODF).

Mengingat sebelumnya, sudah ada 22 kelurahan di Kota Seribu Sungai yang mendeklarasikan stop BABS tersebut.

“Upayanya kita menghilangkan jamban yang ada di pinggir sungai. Kemudian toiletnya diganti komunal atau menggunakan inovasi suberwakat,” ucap Ibnu kepada awak media.

Menurut Ibnu, inovasi baru itu cukup efesien dan harganya sangat terjangkau hingga bisa menjadi pilihan masyarakat dan atasi persoalan jamban yang tidak sehat.

Di samping itu, pentingnya kesadaran masyarakat sendiri untuk tidak lagi BABS terutama di sungai yang memang sudah jadi kebiasaan.

“Makanya kita hilangkan jamban apung agar warga tidak lagi menggunakan hingga mereka harus memiliki WC yang sehat dan sesuai standar di rumah,” ujarnya.

Opsi sederhana lainnya lanjutnya, bisa menjadi pelanggan Perumda PALD tentunya sangat aman dan sehat.

“Ini pernah kita lakukan di Kelurahan Tanjung Pagar yang di pinggir Sungai Pemurus itu ternyata bisa menggunakan pipa dengan gravitasi dari rumah-rumah yang ada bisa ternyata. Untuk skala komunal bisa terutama di rumah pinggir sungai,” jelasnya.

Beralihnya penggunaan jamban apung ke WC sehat yang sesuai standar terus dilakukan pihaknya di tengah masyarakat.

“Ini menjadi tantangan kita terutama di kawasan kumuh. Tapi penggunaan sekarang sudah berkurang,” katanya.
Diungkapkannya ada 10 kelurahan lagi yang akan mendeklarasikan stop BABS untuk bisa mengejar target ODF 80 persen

“Sekarang ini sudah ada 32 kelurahan tinggal 10 kelurahan lagi untuk bisa 80 persen. Targetnya Desember nanti dan 10 ini berat ya memang harus ada dukungan semua pihak,” akhirnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Tabiun Huda menuturkan persentase ODF di Kota Banjarmasin sebelumnya hanya 42 persen dan sekarang menjadi 64,5 persen seiring penambahan 10 kelurahan terbaru.

“Mudah-mudahan di bulan November nanti kita bisa deklarasikan 10 kelurahan lagi agar bisa capai target Kota Sehat 80 persen,” tutur Tabiun.
Lebih lanjut, Tabiun menjelaskan 10 kelurahan yang baru deklarasikan sudah 100 persen menerapkan stop BABS dan jamban apung di bantaran sungai telah dimodifikasi menjadi jamban sehat yang sesuai standar agar bisa digunakan warga.

Tentunya selama ini, kelurahan yang telah mendeklarasikan stop BABS kebanyakan memang dari inisiatif warga sendiri.

“Makanya kita mendorong mereka untuk mandiri, tapi dari Wali Kota Banjarmasin ada rencana memberikan bahan untuk membuat jamban sehat,” akhirnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya

Pemko Banjarmasin Bersama PKK, GOW dan DWP Peringati Hari Kartini 2026

22 April 2026 - 19:10 WITA

TMMD ke-128 di Banjarmasin Resmi Dimulai, Fokus Percepatan Pembangunan dan Penguatan Sosial

22 April 2026 - 19:02 WITA

Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh Terus Dipercantik, Wahana Rekreasi Air Digarap

20 April 2026 - 18:55 WITA

Lantik Dewan Pengawas Perumda Pasar, Ini Pesan Wali Kota Banjarmasin

20 April 2026 - 18:50 WITA

Pimpin Rakor Kepegawaian, Wali Kota Banjarmasin Tekankan Sanksi Tegas Bila Ada Pelanggaran

17 April 2026 - 18:42 WITA

Rotasi ASN di Lingkup Pemko Banjarmasin, Wali Kota : Tinggalkan Pola Lama, Birokrasi Harus Melayani

16 April 2026 - 18:35 WITA

Trending di Banjarmasin