terasbanua.my.id, Banjarmasin – Jelang pemilu dan pemilihan pada tahun 2024 mendatang. Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dihimbau untuk senantiasa menjaga netralitasnya.
Pasalnya, menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, mendekati tahun politik seperti sekarang ini sudah sangat sensitif.
“Bahkan petunjuk-petunjuk seperti angka 1, 2, dan 3.itu sangat dilarang bagi ASN. Tapi sekali dilihat konteksnya,” ucap Ikhsan saat ditemui awak media di Lobby Balai Kota Banjarmasin, (6/2/2023).
Berkenaan dengan itu, Ikhsan meminta kepada para ASN agar selalu bijak dan cermat dalam menyikapi serta jangan sampai terbawa arus politik. Apalagi yang berbau kampanye.
Tak dipungkirinya, ada saja ASN yang terjebak dalam sebuah situasi politik dikarenakan ketidaktahuan. Misalnya menghadiri acara partai politik yang awalnya dikira hanya kapasitas ASN.
“Ini nanti kita cermati. Apakah secara vulgar mempraktekan netralitasnya atau terjebak dalam situasi,” katanya.
Namun yang jelas lanjutnya, dirinya tetap menekan kepada ASN agar selalu netralitas, tidak partisan dan profesional.
Di samping itu, ia mengungkapkan pengawasan terhadap ASN secara aktif juga turut dilakukan di media sosial dengan melibatkan masyarakat agar bisa melaporkan jika ada ASN yang sudah bertindak tidak netralitas.
“Baik itu mengenai komen, share dan like itu bisa disampaikan. Namun kami juga melakukan pengawasan di ranah itu bersama BKD (Badan Kepegawaian Daerah) dan teman-teman Bawaslu,” cetusnya.
Menurutnya, peran media sosial di era sekarang ini cukup penting dalam melakukan kampanye bagi mereka yang berpolitik.
“Terbaru itu secara faktual itu hadir di medsos. Apalagi kampanye sekarang pasti diwarnai perang di media sosial,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pasti ada sanksi yang dijatuhkan kepada oknum ASN yang kedapatan tidak netralitas sesuai aturan yang berlaku.
“Di masa-masa politik seperti pasti ada sanksi yang akan diberikan pada pelanggar,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






