Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 2 Agu 2024 14:45 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Memasuki Puncak Kemarau, Banjarmasin Masih Belum Naikan Status Siaga Darurat Karhutla


 ke foto : Petugas BPBD Kota Banjarmasin tengah melakukan pengecekan peralatan kedaruratan bencana. Perbesar

ke foto : Petugas BPBD Kota Banjarmasin tengah melakukan pengecekan peralatan kedaruratan bencana.

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Berdasarkan prediksi Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia akan terjadi Agustus 2024 ini.

Meski sudah memasuki puncak kemarau, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin masih belum menetapkan Status Siaga Darurat Kebakaran Lahan (Karhutla).

Analis Mitigasi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Hanafi mengungkapkan masih belum ditetapkannya status karena melihat kondisi saat ini yang memang masih kemarau basah atau terbilang normal.

“Dari tim yang turun ke lapangan melihat tanah masih basah hingga minim potensi kebakaran hutan. Jadi kita lihat perkembangan dulu dan saat ini status belum ditingkatkan,” ucap Hanafi, Jumat (2/8/2024).

Kendati demikian, kesiapan petugas maupun peralatan terus disiagakan hingga jika terjadi sesuatu pihaknya akan langsung bergerak.

Pihaknya dengan para relawan sudah berkoordinasi untuk penanganan di wilayah rawan itu dengan membentuk forum.

“Agar bisa saling bekerja sama antar relawan dan segera melaporkan kepada kita jika ada kejadian,” tuturnya.

Adapun titik yang sangat rawan terjadi karhutla setiap tahunnya hingga perlu diwaspadai yaitu di wilayah Kecamatan Banjarmasin Utara dan Kecamatan Banjarmasin Selatan.

“Wilayah-wilayah itu masih ada lahannya, seperti Sungai Andai itu ada lahan tidur. Kemudian Tanjung Pagar itu lahan pertanian dikhawatirkan setelah panen tejadi kebakaran lahan,” ujarnya.

Namun sejauh ini, sejak memasuki musim kemarau. Di Kota Seribu Sungai sendiri belum pernah terjadi karathula.

“Sampai saat ini belum terjadi kebakaran lahan. Sementara di kabupaten tetangga beritanya sudah ada beberapa kejadian,” pungkasnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 66 kali

Baca Lainnya

Pemko Banjarmasin Bersama PKK, GOW dan DWP Peringati Hari Kartini 2026

22 April 2026 - 19:10 WITA

TMMD ke-128 di Banjarmasin Resmi Dimulai, Fokus Percepatan Pembangunan dan Penguatan Sosial

22 April 2026 - 19:02 WITA

Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh Terus Dipercantik, Wahana Rekreasi Air Digarap

20 April 2026 - 18:55 WITA

Lantik Dewan Pengawas Perumda Pasar, Ini Pesan Wali Kota Banjarmasin

20 April 2026 - 18:50 WITA

Pimpin Rakor Kepegawaian, Wali Kota Banjarmasin Tekankan Sanksi Tegas Bila Ada Pelanggaran

17 April 2026 - 18:42 WITA

Rotasi ASN di Lingkup Pemko Banjarmasin, Wali Kota : Tinggalkan Pola Lama, Birokrasi Harus Melayani

16 April 2026 - 18:35 WITA

Trending di Banjarmasin