terasbanua.co.id, Banjarmasin – Meski program Surung Sintak sudah berjalan di 9 kelurahan yang ada di Kota Banjarmasin saat ini. Namun tak dipungkiri program milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) belum benar-benar berjalan optimal.
Pasalnya, semenjak berjalan program itu masih banyak warga yang tidak berlangganan dengan paman gerobak dari program Surung Sintak itu.
“Itu jadi kendala kita dalam program Surung Sintak,” ungkap Menurut Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Marzuki, Rabu (3/12/2024).
Menurut Jack sapaan akrabnya, selain karena memang ada warga yang masih tidak tahu terhadap program itu. Namun ada sebagian warga yang memang enggan berlangganan karena harus mengeluarkan biaya.
Padahal untuk biaya berlangganan sendiri lanjut Jack, tak begitu mahal hanya dikisaran Rp. 10 ribu sampai Rp. 20 ribu dan biasanya disesuaikan kesepakatan bersama antar paman gerobak dan warga berlangganan untuk tarif yang dikenakan.
“Kalau dalam sebulan hanya sekitar segitu, saya kira murah sekali tanpa harus bingung buang sampah kemana,” tuturnya.
Untuk itu, DLH Kota Banjarmasin tengah mengarap Rancangan Perwali Kota Banjarmasin mengenai hal tersebut.
Perwali itu mengenai penekanan terhadap RT/RW maupun lurah setempat untuk menghimbau warganya agar berlangganan paman gerobak dalam mengoptimalkan Surung Sintak.
“Drafnya sudah kita buat tinggal proses administrasi hukum dan lainnya untuk penyempurnaan,” kata Jack.
Menurutnya dengan adanya Perwali itu nanti sangat berpotensi menghilangkan keberadaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di jalan.
Contohnya saja seperti TPS di Pasar Pekauman yang sudah tidak ada lagi semenjak Surung Sintak berjalan optimal di kawasan itu.
“Salah satu contoh nyata. Makanya kita optimalkan Surung Sintak melalui perwali ini nanti,” tuturnya.
Dari perwali itu juga lanjutnya, bisa menekankan kepada paman gerobak agar bisa mengangkut sampah sesuai jadwal yang sudah disepakati bersama dengan warga yang berlangganan.
“Jadi kalau tidak sesuai bisa dilaporkan ke lurah,” ujarnya.
Tentunya, ia berharap rancangan perwali itu nantinya bisa di setujui Wali Kota Banjarmasin untuk diberlakukan kepada sejumlah titik yang sudah menjalankan Surung Sintak.
“Semoga dua bulan ini sudah jadi dan kita ajukan dan bisa disetujui,” harapnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






