terasbanua.com, Banjarmasin – Maraknya kasus penusukan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) hingga berujung meninggal dunianya korban yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia baru-baru ini turut menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.
Untuk antisipasi terjadinya hal tersebut di kota berjuluk Seribu Sungai ini termasuk perkelahian dan tawuran, Pemko Banjarmasin berencana akan memasang CCTV di beberapa titik yang rawan.
“Ini untuk pemantauan langsung melalui CCTV yang dipasang,” ucap Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina kepada awak media, Kamis (27/10/2022).
Tentunya dengan adanya pemasangan CCTV di beberapa titik rawan itu akan menciptakan rasa nyaman bagi masyarakat kota saat berada di luar rumah.
Tidak hanya pemasangan CCTV saja, Ibnu tetap menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi dan kondisi dengan aman dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, orang nomor satu di Kota Banjarmasin itu juga ingin Pos Keamanan Keliling (Poskamling) di lingkungan masyarakat masing-masing.
“Kita juga menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi dan kondisi yang aman di kota kita,” tutupnya.
Secara terpisah, Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Pipit Subiyanto mengatakan untuk menjaga keamanan di Kota Banjarmasin tentu harus saling bersinergi dan solidaritas berbagai pihak.
Terutama aparat gabungan TNI-Polri, Satpol PP yang langsung mengawasi di lapangan bersama dengan masyarakat.
“Bagaimana kondusifitas ini menjadikan suatu hal yang utama karena keamanan merupakan suatu investasi dalam apapun khususnya saat beraktivitas,” terang Pipit.
Perlu rasanya lanjut Pipit, menjaga keamanan itu dari ruang lingkup yang kecil terlebih. Mulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan dan komunitas.
Maraknya penusukan oleh OTK ini tentu menjadi atensi serius semua pihak yang mana fokusnya untuk menjaga keamanan di Kota Banjarmasin.
“Tentunya kita lakukan pencegahan. Tapi pencegahan tidak hanya satu aspek saja tapi perlu kebersamaan semua pihak untuk diwujudkan,” pungkasnya.
Hamdiah






