Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 12 Agu 2024 19:20 WITA ·

badge-check

Reporter

Maraknya Kasus Gagal Ginjal Anak, Dinkes Banjarmasin Gelar Bimtek Penyuluhan Keamanan Pangan


 Maraknya Kasus Gagal Ginjal Anak, Dinkes Banjarmasin Gelar Bimtek Penyuluhan Keamanan Pangan Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Seiring banyaknya kasus gagal ginjal anak yang disebabkan konsumsi gula berlebihan hingga harus menjalani cuci darah, produksi olahan Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Kota Banjarmasin diperhatikan.

Dalam hal itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyuluhan Keamanan Pangan Bagi IRTP di Kota Seribu Sungai bertempat di Ballroom Hotel Roditha Banjarmasin, Senin (12/8/2024).

“Bimtek ini untuk meningkatkan standar sertifikasi sehingga produksi olahan mereka nyaman dan aman dikonsumsi,” kata Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Tabiun Huda sesuai membuka kegiatan bimtek.

Terutama lanjut Tabiun, produk olahan yang dikonsumsi anak-anak dan warga kota hingga tidak menimbulkan dampak bahaya bagi kesehatan dikemudian hari seperti fenomena gagal ginjal anak yang terjadi baru-baru ini.

Dengan sertifikasi pangan olahan IRTP ini menurutnya bisa dijamin sehat dan aman untuk dikonsumsi.

Lebih jauh, Tabiun mengungkapkan di Kota Banjarmasin sudah ada 50 pelaku usaha IRTP yang bersertifikasi.

“Ini salah satu upaya kita mengantisipasi adanya kasus gagal ginjal anak yang marak diberitakan saat ini di daerah lain,” tuturnya.

“Mudah-mudahan tidak terjadi di Banjarmasin,” imbuhnya.

Di samping itu, ia menghimbau masyarakat luas terutama para orang tua agar tidak mengonsumsi gula atau pemanis berlebihan terhadap anaknya dan alangkah baiknya membuatkan bekal supaya anak tidak jajan sembarangan di sekolah.

Untuk giat pengecekan jajanan yang bebas dijual terutama di lingkungan sekolah, sudah rutin dilaksanakan pihaknya dengan bekerjsama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Banjarmasin.

“Alhamdulillah di Banjarmasin tidak ada temuan makanan yang mengandung bahan berbahaya. Masih aman, cuman memang jangan berlebihan,” pungkasnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Komite Ekonomi Kreatif Banjarmasin Rumuskan Arah Pengembangan Ekraf Tahun Mendatang

10 Desember 2025 - 04:18 WITA

Edukasi Berkelanjutan Kunci Atasi Lonjakan Sampah di Kota Banjarmasin

10 Desember 2025 - 04:16 WITA

ASN Banjarmasin Dipacu Wujudkan Birokrasi Modern

10 Desember 2025 - 04:14 WITA

Siaga Inflasi, Wali Kota Yamin Pimpin TPID Monitor Harga dan Stok Pangan Banjarmasin Jelang Nataru dan Haul Sekumpul

10 Desember 2025 - 04:10 WITA

Pemko Banjarmasin Matangkan Kesiapsiagaan Lewat Rakor Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi 2025

9 Desember 2025 - 23:52 WITA

Apresiasi Banjarmasin Environmental Awards 2025 Pacu Konsistensi para Insan Lingkungan

9 Desember 2025 - 23:44 WITA

Trending di Banjarmasin

TERASBANUA


This will close in 20 seconds