terasbanua.my.id, Banjarmasin – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin sudah mulai mendistribusikan logistik.
Pendistribusian logistik pemilu itu dilakukan secara simbolis di Gudang Logistik KPU Kota Banjarmasin Senin (12/2/2024).
Rencananya semua logistik pemilu itu akan didistribusikan di 5 Kecamatan yang tersebar di Kota Banjarmasin.
“Semua logistik itu harus keluar sesuai jadwal dan target yang kita punya dimana H-2 sudah harus didistribusikan ke kecamatan lalu ke kelurahan,” ungkap Ketua KPU Kota Banjarmasin, Rusnaillah kepada awak media.
Rusnaillah menuturkan dalam pendistribusian logistik itu pihaknya menggunakan armada truk sebanyak 15 unit dan 10 pick up.
“Ada beberapa kelurahan yang tak bisa dijangkau dengan truk jadi harus pakai pick up,” imbuhnya.
Selain itu, ada tiga wilayah untuk pengantaran logistik harus melalui jalur sungai yakni Kelurahan Sungai Lulut, Kelurahan Mantuil, dan Kelurahan Sungai Gampa.
Dalam pendistribusiannya tentu akan dikawal dan didampingi oleh aparat Polresta Banjarmasin yang diterjunkan.
“Untuk jalur sungai nanti Polair,” sambungnya.
Setelah dikelurahan sebagai tempat penyimpanan terakhir baru besoknya (13/2/2024) didistribusikan lagi ke Tempat Penampungan Suara (TPS) di wilayah masing-masing.
“Doakan mudah-mudahan lancar dan tidak terjadi kendala,” harapnya.
Sementara itu, dari Komisioner KPU Kalsel Arif Mukhyar mewakili Ketua KPU Kalsel Andi Tenri Sompa mengatakan distribusi logistik di Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadwalkan pada H-3 dan H-2 sudah mulai disebar melalui gudang ke Kecamatan lalu Kelurahan.
“Seperti hari ini Kota Banjarmasin mendistribusikan H-2,” katanya.
Ada juga dari kabupaten lain yang telah mendistribusikan logistik lebih dahulu seperti Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Banjar.
Menurutnya hal itu dilakukan melalui pertimbangan kondisi geografis dan medan untuk menuju ke kecamatan.
“Jadi mereka perlu didistribusikan lebih cepat dan awal sekitar H-7, tidak sesuai standar kita H-3 maupun H-2,” terangnya.
Namun yang jelas lanjutnya, pendistribusian lebih fokus pada H-3 dan H-2 karena keamanan logistik di gudang penyimpanan di Kecamatan.
Untuk pendistribusian logistik diakuinya secara keseluruhan hampir semua kabupaten/kota di Kalsel sudah mulai didistribusikan logistik dan memaksimalkannya melalui armada yang digunakan.
“Kita berusaha semaksimal mungkin menggunakan alat transfortasi seperti tosa dan sepada motor apabila memang tidak memungkinkan agar logistik terdistribusi dengan aman dan baik sampai ketempat tujuan,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






