terasbanua.my.id, Banjarmasin – Seiring telah diluncurkannya Program Imunisasi Pneumokokus Konyugasi (PCV) untuk anak oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI, kini seluruh anak wajib mendapatkan suntikan vaksin tersebut.
Pemberian vaksin PCV dengan tujuan agar anak terlindungi dari ancaman Pneumonia atau radang paru-paru di tengah pandemi Covid-19 saat ini.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan mengatakan program vaksinasi PCV pada anak sudah berjalan di Kota Banjarmasin melalui Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang ada khususunya Puskesmas.
“Vaksinnya sudah kita distribusikan di seluruh Puskesmas dan sudah berjalan,” ucap Ramadhan saat dikonfirmasi terasbanua.my.id, Rabu (9/11/2022).
Di samping itu, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh lintas sektor terkait untuk menyebarluaskan informasi dari manfaat baik dalam pemberian imunisasi PCV pada anak di tengah masyarakat.
“Sudah mulai tenaga kesehatan, ibu-ibu TP-PKK, para kader Posyandu, tokoh agama, dan berbagai kegiatan kita coba sampaikan,” kata Ramadhan.
Meski pemberian imunisasi PCV pada anak ini bersifat wajib dan menjadi imunisasi rutin anak. Namun Ramadhan menuturkan tidak ada batasan waktu ataupun target dalam pelaksanannya.
Mengingat pemberian imunisasi PCV ini sama saja dengan program pemberian imunisasi anak pada umumnya dan bisa didapat secara gratis di Puskesmas.
“Datanya masih belum kita lihat, tapi untuk animo imunisasi PCV ini lumayan sama dengan imunisasi anak lainnya,” terangnya.
Di samping itu, ia mengaku program imunisasi PCV ini tidak mendapat penolakan dari orang tua karena selama ini tidak ada laporan terhadap dampak negatif ditimbulkan usai disuntikan vaksin PCV.
Mengingat sebelumnya, vaksin yang digunakan aman dan telah direkomendasikan oleh WHO serta telah lulus uji dari BPOM RI.
“Tak perlu dirisaukan ini akan jadi program rutin ke masa depan untuk menambah daya tubuh si bayi,” ujarnya.
Pemberian imunisasi diberikan sebanyak tiga dosis. Dosis pertama pada usia dua bulan, dosis kedua usia tiga bulan, dan dosis ketiga pada usia 12 bulan.
Hamdiah






