terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pembangunan taman di bawah Jembatan Patih Masih atau yang lebih dikenal Jembatan HKSN kembali dilelang.
Dimana sebelumnya, proyek dari Dinas Lingkungan Hidup (DL) Kota Banjarmasin itu gagal lelang karena disebabkan beberapa hal.
“Kita lelang ulang untuk penyesuaian nilai Upah Minimum Regional (UMR) dari pekerja nanti. Mudah-mudahan lelang kedua ini bisa ditetapkan pemenangnya dan bisa dikerjakan,” ucap Kepala Bidang Pertamanan Sarana dan Prasarana (DLH) Kota Banjarmasin, Ernawati, Selasa (11/7/2023).
Ernawati memperkirakan proyek itu mulai bisa dikerjakan pada Juli 2023 ini dan ditargetkan rampung pada Desember 2023 mendatang.
Tentunya lanjut Ernawati menghadirkan taman di kawasan jembatan itu bertujuan untuk menampilkan keindahan serta menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Banjarmasin untuk tempat bermain anak-anak atau hanya sekedar bersantai saja.
Secara tidak langsung lanjutnya, kehadiran taman di kawasan bawah Jembatan HKSN itu dapat memecah fokus keramaian di RTH sentral di Taman Kamboja.
“Kehadiran taman itu nantinya bisa saja menghidupkan perekonomian masyarakat sekitar. Misalnya ada tempat kuliner karena banyak yang melintasi,” tuturnya.
Adapun konsep taman yang dibangun nanti, lebih pada fasilitas tempat untuk bersantai bagi masyarakat umum. Namun yang jelas, bisa untuk bermain anak-anak dan berolahraga.
Taman itu juga akan didominasi tanaman hias. Seperti jenis Kembang Sepatu, Pedang-Pedangan, Nanas Merah, Maranta Bali, Pilo Sanado, Sente Hijau dan Star Jasmine.
Di taman itu, ada juga paving yang dapat meresap air, jadi tidak ada genangan. Begitupula sarana-prasarana penunjang lainnya akan dibangun di taman seluas 808 meter persegi tersebut.
“Agar taman tetap terpelihara, terawat dan pengawasan akan ditempatkan petugas,” katanya.
Sementara anggaran untuk realisasi taman dengan luas 808 meter persegi itu mencapai Rp. 1 miliar lebih dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni.
Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah






