Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 16 Des 2022 21:06 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Kasus Eksploitasi Anak Kembali Mencuat, Bunda Forum Anak Banjarmasin Minta Pemko Tangani Lebih Konkrit


 Kasus Eksploitasi Anak Kembali Mencuat, Bunda Forum Anak Banjarmasin Minta Pemko Tangani Lebih Konkrit Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Kembali mencuatnya kasus eksploitasi terhadap bocah penjual roti yang biasanya mangkal di atas trotoar Jalan Ahmad Yani kilometer 2 Banjarmasin baru-baru ini tentunya cukup disayangkan. Apalagi kasus tersebut terjadi berulang-ulang.

 

Padahal menurut Bunda Forum Anak Kota Banjarmasin, Siti Wasilah selama ini Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin tidak pernah abai. Berbagai upaya mengatasi hal tersebut telah dilakukan sejak pertama kali viral pada tahun 2021 lalu.

 

“Mari dukungan upaya yang telah dilakukan Pemko. Jangan saling fokus berkomentar-komentar saja, tapi harus ada upaya untuk saling menguatkan dan cari solusi jalan keluarganya,” ucap Siti Wasilah sesuai Peringatan Hari Ibu ke-94 tahun yang dilaksanakan di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, Jumat (16/12/2022).

 

Menurutnya tidak mudah untuk menangani persoalan eksploitasi anak yang satu ini, karena sebelumnya sudah ada upaya hukum yang telah dilakukan. Namun memang upaya itu kalah di peradilan.

 

“Ya tidak bisa langsung kita ambil anak seperti saran masyarakat karena kita tahu anak ini masih memiliki orang tua. Jadi perlu upaya yang lebih konkrit untuk itu,” tuturnya.

 

Upaya saat ini yang terus dilakukan adalah melakukan pendampingan dan pembinaan kepada orang tua si anak agar menyadari bahwa perbuatan eksploitasi secara sengaja itu salah dan fatal terhadap anak.

 

Apalagi diketahui bocah berinisial K itu juga mendapat kekerasan dari orang tuanya dalam pengaruh minuman keras.

 

“Mungkin itu upaya pemerintah melalui SKPD terkait yang bisa dilakukan secara serius,” tandasnya.

 

Di samping itu, menurutnya perlu kepekaan masyarakat untuk melaporkan tindak kekerasan yang terjadi disekitarnya agar bisa segeranya ditindaklanjuti.

 

“Memang orang-orang merasa takut melaporkannya lalu terjadi pembiaran. Seharusnya hal seperti itu harus berani dilaporkan,” katanya.

 

Sementara itu, diakuinya kasus kekerasan terhadap anak di Kota Banjarmasin sepanjang tahun 2022 tercatat ada sebanyak 150 kasus yang sudah tertangani dengan baik oleh Pemko Banjarmasin.

 

Hamdiah

Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Apresiasi Keberadaan  Posbankum di Setiap Kelurahan

28 September 2026 - 01:46 WITA

Tinjau Sungai Pemurus, Wali Kota Yamin Ajak Warga Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan

26 September 2026 - 01:42 WITA

Puncak Peringatan 5 Abad Kota Banjarmasin: Wali Kota Yamin Beserta Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Sultan Suriansyah

24 September 2026 - 01:39 WITA

Sambut 5 Abad Kota, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Layanan Poli Ortopedi dan Laboratorium PA

23 September 2026 - 01:34 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Luncurkan Gerakan Batiti ke SD

18 September 2026 - 01:30 WITA

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

Trending di Banjarmasin