Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 24 Des 2022 16:40 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Kasus DBD Meningkat di Banjarmasin, Warga Ingin Tindakan Fogging


 Kasus DBD Meningkat di Banjarmasin, Warga Ingin Tindakan Fogging Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) kian meningkat di Kota Banjarmasin saat ini.

 

Seiring meningkatnya kasus DBD tersebut, warga mulai resah hingga meminta layanan fogging atau pengasapan di wilayah tempat tinggalnya untuk memberantas adanya kemungkinan sarang nyamuk Aedes aegypti.

 

Kendati demikian, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan mengatakan permintaan tindakan fogging tidak bisa dilakukan langsung.

 

Pasalnya, menurut Ramadhan, fogging merupakan tindakan terakhir untuk dilakukan dalam menanggulangi kasus DBD.

 

“Pertama-tama kita lakukan Bahan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) dulu” ucap Ramadhan saat dihubungi melalui telepon baru-baru ini.

 

Selain itu, Ramadhan menuturkan walaupun wilayah bersangkutan memang ada kasus DBD ditemukan. Tetap saja perlu dilakukan identifikasi dan penelusuran terlebih dulu.

 

“Kita survei dulu melihat situasi sekeliling guna mencari sumber sarang nyamuknya ada dimana. Bisa jadi sarang nyamuknya tidak di wilayah itu. Justru di daerah tetangga,” tuturnya.

Untuk tindakan fogging sendiri lanjutnya, tidak ada penjadwalkan khusus. Mengingat sifatnya situasional saja.

 

Sementara itu, untuk kasus DBD yang tercatat di bulan Desember ada 4 kasus. Yakni di Kelurahan Pekauman, Kuin Cerucuk, Pangambangan dan Pemurus Luar.

 

Sementara, total kasus DBD sejak Januari hingga Desember mencapai 60 kasus, dengan 2 kasus kematian.

 

Angka tersebut melonjak tajam, jika dibandingkan dengan kasus DBD tahun sebelumnya, yang hanya terdapat 11 kasus.

 

“Intinya fogging itu tindakan terakhir. Karena dampaknya terhadap manusia juga tidak baik untuk jangka panjang,” akhirnya.

 

 

Hamdiah

Foto. Ilustrasi fogging

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Apresiasi Keberadaan  Posbankum di Setiap Kelurahan

28 September 2026 - 01:46 WITA

Tinjau Sungai Pemurus, Wali Kota Yamin Ajak Warga Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan

26 September 2026 - 01:42 WITA

Puncak Peringatan 5 Abad Kota Banjarmasin: Wali Kota Yamin Beserta Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Sultan Suriansyah

24 September 2026 - 01:39 WITA

Sambut 5 Abad Kota, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Layanan Poli Ortopedi dan Laboratorium PA

23 September 2026 - 01:34 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Luncurkan Gerakan Batiti ke SD

18 September 2026 - 01:30 WITA

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

Trending di Banjarmasin