terasbanua.my.id, Banjarmasin – Sejumlah kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan harga jelang memasuki bulan suci ramadan.
Salah satunya ayam ras potong yang terpantau di Pasar Pekauman saat ini harganya sudah di kisaran Rp. 40 per ekornya untuk ukuran yang kecil.
Sedangkan ayam ras potong untuk ukuran yang besar harganya sudah di atas Rp. 50 ribu per ekornya yakni Rp. 53 ribu per ekornya.
“Kenaikan harganya setiap ekornya sekitar Rp. 3 ribu,” ungkap Misna salah satu pedagang ayam di Pasar Pekauman kepada terasbanua.my.id, Rabu (15/3/2023).
Kenaikan harga ayam ras potong sendiri lanjut Misna, terjadi secara berangsur-angsur selama empat hari terakhir dan memang sudah naik dari peternaknya.
Menurutnya kenaikan harga bahan pokok memang selalu akan terjadi jelang bulan suci ramadan. Hingga tak heran ayam ras potong pun ikut naik.
Kendati demikian, penjualan ayam ras potong tak berpengaruh baginya karena pelanggan setianya tetap membeli.
“Naik turun harga ayam sudah biasa, apalagi jelang ramadan jadi tidak terlalu berpengaruh,” akhirnya.
Beda halnya dengan beras banjar yang sejauh ini tetap bertahap di harga Rp. 19 ribu per liternya untuk jenis Mayang Usang dan Rp. 18 per liternya untuk jenis Unus Biasa.

“Setelah terjadi kenaikan melonjak dulu, saat ini tidak naik lagi sih dan harapannya jangan naik lah pas puasa,” ucap Salmiah salah satu pedagang beras di Pasar Pekauman.
Meski kenaikan harga cukup tinggi, namun menurutnya beras lokal tetap jadi primadona dan tidak sepi peminat oleh warga Kota Banjarmasin.
Kendati demikian, beras pamanukan juga jadi alternatif pilihan warga Kota Banjarmasin dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan beras banjar.
“Beras pamanukan ramai juga pembelinya karena harganya Rp. 12 ribu hingga Rp. 13 ribu per liternya,” ujarnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah







