terasbanua.my.id, Banjarmasin – Menjelang akhir masa jabatannya, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina memantau langsung pelaksanaan dari pekerjaan program penanganan banjir National Urban Food Resilience Project (NUFReP) di kawasan Sungai Veteran pada Selasa (26/11/2024) pagi.
Ibnu mengatakan pada proses tahap pertama ini, pengerjaan dilakukan mulai dari sungai Tempekong atau Kelenteng Soetji Nurani ke Sungai Ulin.
Dimana sebelumnya, sudah dilakukan pembangunan rumah pompa di Sungai Bilu dan Sungai Gardu untuk mengelola ketinggian air di kawasan tersebut.
Program NUFReP sendiri lanjut Ibnu, akan dibangun revetmen dan jalan baru di sepanjang kawasan permukiman dengan posisi sungai yang akan ditempatkan di tengah-tengah area.
Dimana rata-rata memiliki lebar 8-10 meter dan kedalaman 4 meter jadi daya tampung kanal veteran ini makin besar dan secara penampang makin dalam.
“Semakin memperlancar arus air ketika debit air sungai Martapura semakin besar,” ucap Ibnu usai memantau.
Untuk anggaran sendiri diprogram pertama alokasi sebesar Rp. 209 miliar sedangkan ditahap kedua dan ketiga juga nilai yang sama dengan total Rp. 800 miliar lebih selama 5 tahun.
Terutama pada pekerjaan fisik selama 3 tahun dimana pembebasan lahan dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin.
Disinggung masih terdapat dua lahan yang belum dibebaskan, ia menjelaskan jika saat ini pihkanya tengah melakukan proses pembebasannya.
“Yang terdampak itu kan Taher Square dan Tempekong, mudahan bisa diselesaikan tahun ini,” harapnya.
Sementara nilainya sendiri pada pembebasan lahan yang belum selesai tersebut masih menunggu laporan dari tim Appresial.
Selama proses pengerjaan program tersebut, ia meminta kepada warga kota untuk memilih jalan alternatif lain.
“Diharapkan ketika pagi dan sore tidak melintas di kawasan Jalan Veteran karena ada pekerjaan program NUFReP,” katanya.
Dengan adanya pekerjaan lapangan itu, Ibnu meminta warga bisa memaklumi dan mendukung penuh upaya Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dalam menangani banjir tersebut.
“Mohon dukungannya masyarakat adanya pekerjaan ini untuk penanganan banjir,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






