terasbanua.my.id, Banjarmasin – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin melaksanakan Sosialisasi Kemetriologi mengenai pengujian tangki ukur mobil (PTUM) dan pompa ukur bahan bakar minyak (BBM) kepada sejumlah pelaku usaha SPBU di salah satu hotel di Banjarmasin, Senin (27/5/2024).
Sosialisasi itu dibuka langsung Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor sekaligus memberikan sambutan.
Arifin mengatakan sosialisasi ini menjadi pengingat kepada pelaku usaha terutama SPBU. Sekaligus meminta kerja samanya agar menggunakan alat ukur yang sesuai dengan ketentuan.
“Tujuannya tentu untuk memberikan perlindungan kepada konsumen,” ucap Arifin usai membuka acara.
Selama ini lanjutnya, dari Disperdagin Kota Banjarmasin terus mengontrol di lapangan guna memastikan tidak ada alat ukur rusak yang digunakan ataupun pelaku usaha yang nakal.
Sementara itu, Kabid Kemetrologian Disperdagin Banjarmasin, Kusmarini mengungkapkan sejauh ini belum ada ditemukan pedagang maupun pelaku usaha nakal memainkan alat ukur timbang yang digunakan.
“Selama rutin kita lakukan pengawasan di lapangan. Alhamdulillah tidak ada temuan,” kata Rini sapaan akrabnya.
Di samping itu, seiring tidak diberlakukan distribusi pengukuran alat timbang atau tera ulang menurutnya cukup menaikan kualitas alat ukur timbang yang digunakan pedagang di pasar khususnya.
Pasalnya, semenjak digratiskannya para pedagang berbondong-bondong melakukan tera ulang alat ukur timbang miliknya dengan senang hati.
“Mengingat saat ditarik retribusi terkadang ada pedagang yang memiliki dua alat timbang tidak mengukur keduanya melainkan satu saja. Kalau sekarang mereka malah bersedia dan menyerahkan timbangan kedua duanya untuk diukur,” jelasnya.
Sosialisasi kemetriologi ini sendiri lanjutnya, rutin dilaksanakan dari berbagai sektor yang mengunakan alat timbang.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






