Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 25 Nov 2024 20:54 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Isu Perubahan Kurikulum Baru, Wali Kota Banjarmasin : Sebelum Diputuskan, Dipertimbangkan Dulu


 Isu Perubahan Kurikulum Baru, Wali Kota Banjarmasin : Sebelum Diputuskan, Dipertimbangkan Dulu Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Isu perubahan kurikulum baru merebak, seiring menjabatnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti.

Terlebih, Mendikdasmen, Abdul Mu’ti pernah membeberkan sedikit gambaran mengenai kurikulum baru yang akan ia terapkan di Indonesia kedepannya rencananya berkonsep “Deep Learning”.

Deep learning atau biasa disebut dengan “Pembelajaran Mendalam” adalah bagian dari kecerdasan buatan yang berfokus pada model pembelajaran berlapis yang dapat memproses data kompleks.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan tentu menteri baru dalam barisan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sudah berpengalaman khususnya di bidang pendidikan.

Namun menurut Ibnu, sebelum diputuskan maka perlu mempertimbangkan terlebih dahulu. Meski selama ini Kurikulum Merdeka banyak menuai polemik di tengah masyarakat.

 

“Paling penting jangan diganti-ganti juga apabila ganti menteri. Alangkah baiknya, apa yang sudah bagus dilanjutkan, tapi kalau kurang ya diperbaiki lagi,” ucap Ibnu, Senin (25/11/2024).

Hal senada juga disampaikan Ibnu pada wacana penghapusan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis zonasi yang merupakan instruksi langsung dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Jika diganti belum tentu lebih dari kebijakan sebelumnya. Jadi lebih baik diperbaiki dan dilakukan penyesuaian,” kata Ibnu.

Sementara itu, Guru SDN Kelayan Selatan 1, Ismi tak menampik penerapan kurikulum merdeka oleh guru pada siswa dirasa cukup sulit.

“Perlu penyesuaian dan proses untuk kurikulum merdeka ini agar bisa diserap para siswa,” kata Ismi.

Mengenai isu kurikulum baru, tentunya ia berharap akan sesuai yang diharapkan agar bisa terlaksana dengan baik.

“Mudah-mudahan kalau memang ada pergantian kurikulum itu bisa diimplementasikan dengan baik nanti,” akhirnya.

Hamdiah

Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

DPRD Banjarmasin Sepakati APBD Perubahan 2026, Pembahasan APBD 2027 Mulai Berguli

15 September 2026 - 16:01 WITA

Lensa Foto Kegiatan DPRD Kota Banjarmasin Edisi Bulan September 2026

15 September 2026 - 15:57 WITA

Demokrat Kalsel Kirim Puluhan Utusan ke Puncak HUT ke-25 di GBK, Rully Rozano: Pesan AHY Jadi Energi Kader

10 September 2026 - 15:07 WITA

Pemko Banjarmasin Menggelar Salat Minta Hujan

31 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Perda Nomor 3 Tahun 2026 disahkan, Pemko Banjarmasin Ajak Pemuda Jadi Mitra Strategis Pembangunan

25 Agustus 2026 - 12:27 WITA

Trending di Banjarmasin