terasbanua.my.id, Banjarmasin – Sempat terhenti pengerjaannya karena adanya insiden kecelakaan kerja beberapa waktu lalu. Kini, proyek pembangunan Jembatan Sulawesi II kembali dilanjutkan usai berbagai pertimbangan. Meskipun penyelidikan masih berjalan.
Kepala Bidang (Kabid) Jembatan dan Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Dedy Hamdhani mengatakan pengerjaan sudah hendak memasuki pemasangan grider ketiga.
“Jadi tinggal empat grider lagi yang belum dipasang dan yang baru satu masih disiapkan karena kemarin satu jatuh kan,” ungkap Dedy baru-baru ini.
Guna bisa mengejar target pengerjaan sesuai waktu yang ditentukan sebelumnya, pihaknya pun menambah alat dan shift para pekerja.
Dimana pihaknya sudah meminta kontraktor untuk proses pengerjaan dalam dua shift yakni siang dan malam. Terkhusus shift malam pengerjaan harus disiapkan dengan penerangan, guna memudahkan para pekerja saat bekerja.
“Tapi kami tetap menekankan untuk kontraktor. Jangan memaksakan jika pekerja sudah lelah atau cuaca tidak mendukung karena kita menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” terangnya.
“Dengan upaya itu kami optimis bakal rampung sesuai waktu ditargetkan,” imbuhnya.
Di samping itu, pihaknya juga melakukan pengawasan di lapangan lebih intensif guna memastikan dan mengantisipasi resiko terjadinya kecelakaan kerja tidak terjadi kembali saat pengerjaan.
“Kita meminta pekerja untuk lebih berhati-hati. Walaupun sebenarnya pengerjaan sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Tapi ya mau gimana namanya musibah kita tidak mengetahui,” pungkasnya.
Hamdiah






