Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 11 Des 2023 15:37 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Ini Dua Poin Penting Program Kerja Dinkes Banjarmasin di 2024 Mendatang


 Ini Dua Poin Penting Program Kerja Dinkes Banjarmasin di 2024 Mendatang Perbesar

terasbanua.co.id, Banjarmasin – Penanganan stunting dan peningkatan pelayanan kesehatan menjadi dua poin penting dalam rumusan program kerja Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin di tahun 2024.

Hal itu disampaikan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (RAKERKESDA) di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin pada Senin (11/12/2023).

“Pertama lintas sektoral untuk penyelesaian stunting yang mana hasil auditnya sudah ada dan kemarin dibahas bersama di dewan,” ucap Ibnu usai membuka.

Penurunan angka stunting di Kota Banjarmasin sendiri lanjut Ibnu, ditargetkan di tahun 2024 bisa turun hingga 14 persen, saat ini masih di angka 22 persen.

Tentunya lokus-lokus stunting yang ada di Kota Banjarmasin menjadi fokus penanganan stunting dalam upaya penurunannya.

Kemudian poin kedua ialah peningkatan pelayanan kesehatan lainnya yang harus diwujudkan terutama yang memenuhi kriteria Kota Sehat.

“Makanya kami berharap tahun depan kita bisa ikut paling tidak memenuhi syarat. Minimal 80 persen kelurahan itu sudah mendeklarasikan Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS),” paparnya.

Di tahun 2024 mendatang lanjutnya, ditargetkan ada 10 kelurahan lagi yang bakal deklarasikan Stop BABS ataupun Open Defecation Free (ODF) dengan menghapuskan jamban-jamban apung di Kota Seribu Sungai guna menghilangkan kebiasaan masyarakat yang biasa BABS.

“Kita harus lakukan dengan lintas semua sektor yang mana Dinkes menjadi salah satu yang terlibat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Tabiun Huda menuturkan pihaknya sangat siap menjalankan program yang telah disusun terutama penanganan stunting.

“Seluruh stakeholder kita siapkan, anggarannya juga untuk itu kita optimis bisa turunkan stuting hingga 14 persen di tahun depan,” katanya.

Sedangkan penanganan persoalan ODF, saat ini sudah mencapai di angka 42 persen tersebar di 22 kelurahan di Kota Banjarmasin.

“Mudah-mudahan 10 kelurahan di tahun depan optimis kita bisa lakukan hingga 80 persen. Jika tercapai kita masuk indikator kota sehat,” harapnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

DPRD Banjarmasin Sepakati APBD Perubahan 2026, Pembahasan APBD 2027 Mulai Berguli

15 September 2026 - 16:01 WITA

Lensa Foto Kegiatan DPRD Kota Banjarmasin Edisi Bulan September 2026

15 September 2026 - 15:57 WITA

Demokrat Kalsel Kirim Puluhan Utusan ke Puncak HUT ke-25 di GBK, Rully Rozano: Pesan AHY Jadi Energi Kader

10 September 2026 - 15:07 WITA

Pemko Banjarmasin Menggelar Salat Minta Hujan

31 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Perda Nomor 3 Tahun 2026 disahkan, Pemko Banjarmasin Ajak Pemuda Jadi Mitra Strategis Pembangunan

25 Agustus 2026 - 12:27 WITA

Trending di Banjarmasin