terasbanua.my.id, Banjarmasin – Puluhan pemuda-pemudi nampak mengenakan baju adat dari berbagai daerah saat mengikuti upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Halaman Balai Kota Banjarmasin, Senin (28/10/2024).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman selaku inspektur upacara mengatakan penggunaan baju adat dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda untuk menggambarkan bahwa Indonesia sangat yang beragam.
“Kita ingin memunculkan semangat itu, Indonesia ini muncul dari adanya daerah-daerah yang ingin menunjukan Indonesia itu beragam,” ucap Ikhsan seusai upacara.
Kota Banjarmasin sendiri lanjut Ikhsan, merupakan kota inklusi yang terbuka untuk berbagai suku yang ada tanpa ada perbedaan.
Di sisi lain, Ikhsan menuturkan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini dirasa lebih spesial karena Kota Banjarmasin ditetapkan sebagai salah satu Kota Layak Pemuda dari Kementrian Kepemudaan.
“Malam ini penetapannya, kita dapat predikat nomor dua dari 500 kabupaten/kota yang ada berdasarkan hasil penilaian,” tuturnya.
Di samping itu, ia mengungkapkan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin telah menyusun rencana aksi daerah untuk kepemudaan.
Menurutnya ini jadi langkah strategis dalam peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) salah satunya seperti kewirausahaan pemuda, partisipasi pemuda dan lainnya.
“Jadi tolak ukur dalam peningkatan IPP yang kita wujudkan melalui langkah strategis kita,” akhirnya.
Sementara itu, Rifqi Aulia Akbar dan Aliya Jauda Kamila merupakan salah satu pemuda pemudi yang mengenakan baju adat asal Riau saat upacara Hari Sumpah Pemuda.
Tentunya di momentum Hari Sumpah Pemuda ini harapannya ke depan pemuda pemudi bisa lebih giat belajar untuk bisa membanggakan di Kota Banjarmasin.
“Serta menyebarluaskan Kota Banjarmasin seperti apa dan bagaimana melestarikan budaya Banjar yang sudah mulai luntur. Tentu ini jadi tugas pemuda juga,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






