terasbanua.my.id, Banjarmasin – Seorang kakak pembina pramuka di Kota Banjarmasin diduga telah melakukan pencabulan pada siswa di lingkungan sekolah.
Kasus pencabulan itu terungkap usai korban AP (13) menceritakan kronologi kejadian kepada keluarganya.
AP mengungkapkan tindakan asusila yang ia terima berawal dari kegiatan perkemahan di sekolah yang diikuti.
Saat itu, korban diminta untuk tidur di salah satu ruang kelas bersama temannya, FIN (13), oleh tersangka, R (31).
Setibanya di ruang kelas, AP disuruh menunggu di depan pintu. Sedangkan tersangka bersama FIN masuk ke ruang kelas.
Satu jam berselang, AP disuruh masuk dan tertidur. Namun ketika sudah mulai tertidur, tiba-tiba dirinya merasakan tubuhnya digerayangi oleh tersangka bahkan ada cairan yang keluar.
Tak sampai disitu, saat pagi tiba AP kembali mendapat perlakuan serupa untuk kedua kalinya oleh pelaku.
Tak tinggal diam, setelah mengetahui, Tante korban langsung melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, hal sama juga dialami sejumlah siswa lainnya. Salah satu pelajar di sekolah itu, D (13), mengaku bahwa beberapa anak kelas 8 dan 9 juga menjadi korban.
“Kurang tahu persis korbannya siapa saja, tapi kabar ini sempat rame dibahas. Tapi tidak tahu lagi kabar selanjutnya, pelakunya laki-laki,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Istimewa






