terasbanua.my.id, Banjarmasin – Menghadapi resesi ekonomi yang bisa saja terjadi di tahun 2023 mendatang karena lajunya inflasi yang terjadi saat ini hingga menyebabkan kenaikan harga pada sejumlah kebutuhan bahan pokok, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin pun menghimbau masyarakat agar tidak panic buying.
Pasalnya, ketersediaan kebutuhan pokok di pasaran saat ini terbilang aman dan melimpah saja. Namun memang tak dipungkiri beberapa komoditi mengalami kenaikan cukup signifikan. Misalnya beras lokal.
“Kami menghimbau jangan sampai terjadi panic buying karena ketersediaan melimpah. Contohnya beras lokal itu bisa diganti dengan beras alternatif yang jenisnya hampir sama dengan beras lokal,” ucap Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina usai monitoring ke Pasar Sentra Antasari, Kamis (15/12/2022).
Di samping itu, untuk mengantisipasi lonjakan harga pada sejumlah kebutuhan pokok terutama beras lokal itu, pihaknya akan mengaktifkan peran Satgas Pangan guna membatasi pengiriman beras lokal ke daerah luar karena untuk memenuhi kebutuhan di wilayah sendiri.
Mengingat selama ini, hampir 30 persen distribusi beras lokal menyasar luar daerah seperti Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Tengah (Kalteng) dan lainnya.
“Kita coba kendalikan supaya jangan sampai kebutuhan kita di lokal sendiri itu tidak terpenuhi tapi karena harganya menarik di luar lalu dijual ke luar hingga menyebabkan kelangkaan daerah penghasil seperti Kota Banjarmasin ini,” tandasnya.
Selain itu, tentunya pergelaran pasar murah juga jadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dalam menekan laju inflasi.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






