terasbanua.my.id, Banjarmasin – Ada pemandangan cukup mengharukan setelah upacara bendera merah putih pada momentum kemerdekaan di Balai Kota Banjarmasin selesai, Kamis (17/8/2023).
Ada salah seorang Paskibraka Balai Kota nampak tersedu-sedu di pelukan ibunya saat yang lain tengah asyik berfoto ria.
Tak jarang sang ibu, menghapus air mata dan mengusap wajah sang anak sembari menepuk punggungnya dengan pelan untuk menenangkan.
Saat terasbanua.my.id mengajak berbincang-bincang, Muhammad Aco Rizki Rusdiyanto mengungkapkan tak bisa membendung air matanya karena sangat merindukan keluarganya.
Mengingat selama pelatihan ia bersama temannya dalam pasukan paskibraka Balai Kota wajib menjalani karantina.
“Beberapa hari saya tidak bertemu keluarga makanya saya bahagia sekaligus haru,” ucap Rizki kepada terasbanua.my.id.
Tentunya, ia merasa bangga pada dirinya sendiri karena telah menjalankan tugasnya sebagai pasukan paskibraka dengan baik selama pengibaran bendera pusaka berlangsung.
Apalagi saat pengibaran itu, siswa kelas 11 di SMAN 1 Banjarmasin itu ditonton langsung oleh keluarganya terutama ayah dan ibunya dibarisan tamu undangan.
“Sangat lega dan bangga pada diri sendiri sebagai salah satu dari pasukan paskibraka,” tuturnya.
Sementara itu, orang tua Rizki, Wahyu Zuhairiah mengaku sangat bangga terhadap anaknya yang berprestasi hingga terpilih menjadi pasukan paskibraka di Balai Kota.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur diberi anak yang membanggakan hingga sampai di detik ini,” katanya.
Wahyu Zuhairiah berharap pengalaman ini bisa menjadi langkah untuk anaknya mengejar mimpi-mimpi besar yang dimiliki.
“Semoga lebih banyak prestasi lagi prestasi yang bisa diraih dan yang jelas saya bahagia dengan apa yang anak saya capai,” akhirnya.
Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah






