terasbanua.my.id, Banjarmasin – Pembuatan Film Jendela Seribu Sungai adaptasi dari novel garapan Miranda dengan judul yang sama telah memakan biaya miliyaran rupiah.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Iwan Fitriadi kepada awak media di sela-sela proses shooting di SDN Pengambangan 6 Banjarmasin pada Minggu (13/11/2022) kemarin.
“Lupa berapa persisnya ya sekitar miliyaran dan itu mengunakan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah),” ucap Iwan.
Diketahui sebelumnya, wacana pembuatan film yang di Sutradarai Joy Sukma itu sudah sejak 6 tahun lalu. Namun baru bisa terealisasikan tahun ini menggunakan APBD melalui lelang pengecualian.
“Lelangnya melalui LPSE (Layanan Pengandaan Secara Elektronik),” ungkapnya.
Saat disinggung mengenai film apakah nanti dikomersilkan atau hanya dipromosikan, Iwan menjawab harus menyeselaikan pembuatan film tersebut dan mengkajinya terlebih dahulu sebelum memutuskan.
Namun yang jelas lanjutnya, pembuatan film yang banyak dibintangi artis tanah kelahiran banua Kalimantan Selatan (Kalsel) ini tentunya sudah mencermati terkait aturan yang berlaku.
“Mudah-mudahan ini sukses dan kita berharap bisa dikomersil,kan, ” harapnya.
Di sisi lain, melalui film ini tentunya menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dalam mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kota Banjarmasin pada daerah luar lainnya.
“Melalui film ini bisa mengangkat kebudayaan banjar yang menarik tentunya” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






