Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 16 Jul 2023 11:49 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Grand Launching Kampung Ketupat, Wali Kota Banjarmasin : Selain Jadi Destinasi Wisata, Bisa Jadi Ruang Penggiat Seni


 Grand Launching Kampung Ketupat, Wali Kota Banjarmasin : Selain Jadi Destinasi Wisata, Bisa Jadi Ruang Penggiat Seni Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Grand Launching destinasi wisata Kampung Ketupat langsung dilakukan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dengan pemukulan gong di panggung teater Kampung Ketupat pada Sabtu (15/7/2023) malam.

Ibnu berharap kehadiran ikon wisata baru di Kota Banjarmasin itu bisa menjadi sebuah pilihan alternatif atau opsi pertama bagi wisatawan atau masyarakat untuk berkunjung.

“Yang ingin bersantai banyak kuliner, bisa melaksanakan event atau hanya sekedar berkumpul keluarga di sini bisa manfaatkan fasilitas yang ada,” ucap Ibnu saat press conference di sela-sela grand launching, Sabtu malam (15/7/2023).

Orang nomor satu di Kota Banjarmasin itu menjelaskan destinasi wisata Kampung Ketupat sendiri merupakan hasil kerja sama bersama investor yakni PT. Juru Supervisi Indonesia dalam rangka memanfaatkan aset-aset Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

“Supaya bisa maksimal dan lebih optimal dalam aspek penataan kawasan termasuk untuk pendapatan asli daerah,” ucap Ibnu.

Terpenting lanjutnya, hal tersebut merupakan bentuk konkret kerja sama antara pihak swasta dalam merealisasikan 20 program yang menjadi prioritas pembangunan Kota Banjarmasin.
Kehadiran Kampung Ketupat sendiri adalah sebuah bentuk apresiasi bagi pegiat seni dan budaya banua untuk berekspresi misalnya dalam sebuah event atau pameran.

Dapat dilihat dari acara Ketupat Budaya Banjar telah yang diselenggarakan di kawasan Kampung Ketupat mulai tanggal 14 hingga 28 Juli 2023 mendatang.

“Berbagai kegiatan seni dan budaya banjar  dilaksanakan untuk memberikan panggung dan apresiasi bagi penggiat seni dan budaya di Kota Banjarmasin,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan terima kasih kepada PT. Juru Supervisi Indonesia selaku pengelola telah memfasilitasi dalam bentuk komitmen memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM di kawasan Kampung Ketupat khususnya dengan menyediakan booth bagi UMKM untuk para pengrajin ketupat yang ke depannya akan dikelola oleh kelompok pedagang ketupat di wilayah Sungai Baru, serta melakukan pengecatan Musholla Al- Manar Sungai Baru.

“Terima kasih sudah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bersama-sama mengelola kawasan ini dalam bentuk mendukung program ini,” ujarnya.

Di samping itu, menanggapi adanya tarif masuk menurutnya hal itu wajar saja mengingat dikelola oleh pihak swasta yang telah berinvestasi.

Apalagi lanjutnya, dikenakannya tarif masuk ke sebuah wisata sudah diakomodir dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Banjarmasin.

“Di kawasan wisata berbayar di Kota Banjarmasin selama ini tidak ada, tapi karena ini dikelola pihak swasta jadi wajar ada voucher masuk asalkan bagus. Mudah-mudahan tidak memberatkan,” harapnya.

Setelah banyaknya keluhan mengenai tarif masuk pun lanjutnya, sudah di komunikasikan bersama PT. Juru Supervisi Indonesia untuk dilakukan penyesuaian.

“Awalnya mungkin belum sosialisasi secara masif. Tapi sudah disesuaikan dan tetapkan. Namun untuk tarifnya tidak terlalu memberatkan karena dapat air minum juga,” tuturnya.

Sementara itu, Head Of Business Development, PT Juru Supervisi Indonesia, M Wahyu Ramadhan menambahkan tidak hanya mendapatkan air mineral para wisatawan juga dapat menikmati wahana bermain anak yang tersedia secara gratis.

“Jadi tarif masuk dikenakan tidak semata-mata masuk tapi dapat air mineral dan bisa menikmati wahana yang tersedia,” kata Wahyu.

Wahyu optimis meski berbayar untuk masuk daya tarik dari Kampung Ketupat berbahan natural itu tetap bisa menarik para wisatawan untuk berkunjung.

“Sejak soft opening hingga sekarang kunjungan wisatawan sudah 9 ribu lebih, Insya Allah Kampung Ketupat bisa selalu ramai dikunjungi. Terima kasih kontribusi Pemko Banjarmasin dan media yang sudah mempromosikan Kampung Ketupat,” ujarnya.

Ke depan lanjutnya, pihaknya berkomitmen akan menambah hal-hal baru di Kampung Ketupat secara bertahap untuk mempercantik kawasan agar lebih nyaman dinikmati.

Hamdiah/ rie
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Pemko Banjarmasin Bersama PKK, GOW dan DWP Peringati Hari Kartini 2026

22 April 2026 - 19:10 WITA

TMMD ke-128 di Banjarmasin Resmi Dimulai, Fokus Percepatan Pembangunan dan Penguatan Sosial

22 April 2026 - 19:02 WITA

Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh Terus Dipercantik, Wahana Rekreasi Air Digarap

20 April 2026 - 18:55 WITA

Lantik Dewan Pengawas Perumda Pasar, Ini Pesan Wali Kota Banjarmasin

20 April 2026 - 18:50 WITA

Pimpin Rakor Kepegawaian, Wali Kota Banjarmasin Tekankan Sanksi Tegas Bila Ada Pelanggaran

17 April 2026 - 18:42 WITA

Rotasi ASN di Lingkup Pemko Banjarmasin, Wali Kota : Tinggalkan Pola Lama, Birokrasi Harus Melayani

16 April 2026 - 18:35 WITA

Trending di Banjarmasin