terasbanua.my.id, Banjarmasin – Dua Fasilitas Kesehatan (Faskes) puskesmas diresmikan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, Selasa (10/9/2024).
Dua puskesmas yang diresmikan sekaligus itu merupakan Puskesmas Pemurus Dalam dan Puskesmas Pelambuan yang direnovasi pada tahun 2023 lalu.
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina sangat bersyukur kedua puskesmas itu telah diresmikan, dimana fungsinya sangat bermanfaat pada warga kota yang ingin berobat.
Bahkan pengguna layanan kesehatan dari Puskesmas Pemurus Dalam maupun Puskemas Pelambuan tidak hanya warga kota tapi juga warga dari kabupaten tetangga.

“Seperti Kabupaten Banjar dan Batola. Jadi peningkatan layanan kesehatan ini menjadi prioritas Pemko Banjarmasin agar masyarakat kita semakin sehat,” kata Ibnu usai meresmikan Puskesmas Pelambuan.
Menurut Ibnu, meningkatkan akses layanan kesehatan tentu harus ditunjang dengan kualitas layanan terbaik.
Untuk itu, ruangan hingga fasilitas puskesmas yang telah dibangun sangat representatif bagi masyarakat yang ingin berobat.
“Sarana prasarana kita sudah cukup memadai dan sekarang puskesmas sudah bisa melayani USG yang merupakan bantuan dari Kementrian Kesehatan,” tuturnya.
Terlebih lanjutnya, Kota Banjarmasin berusaha menuju Universal Health Coverage (UHC) 95 persen di tahun ini hingga sudah seharusnya ditunjang dengan faskes terbaik.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Tabiun Huda menambahkan kedua puskesmas itu memang diprioritaskan pembangunan tahun 2023 lalu. Mengingat kondisi puskesmas lama sudah tidak memadahi lagi.
“Apalagi jumlah warga yang berobat itu cukup banyak hingga perlu ditingkatkan dengan renovasi total,” kata Tabiun.
Untuk di Puskesmas Pelambuan sendiri lanjut Tabiun, jumlah penduduk yang dilayani sekitar 43 ribu jiwa untuk kedua kelurahan yakni Kelurahan Pelambuan dan Kelurahan Belitung.
“Belum lagi dari kunjungan pasien dari kabupaten tetangga. Jadi rata-rata yang berobat itu sebanyak 1.300 hingga 1.400 pasien,” terangnya.
Adapun renovasi puskesmas baik di Puskesmas Pemurus Dalam maupun Puskesmas Pelambuan masing-masing sekitar Rp. 5 miliar.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






