Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 6 Mei 2024 20:45 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Dua Hari Proses Pencarian Buaya di Sungai Pelambuan Belum Berhasil Ditemukan


 Dua Hari Proses Pencarian Buaya di Sungai Pelambuan Belum Berhasil Ditemukan Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Selama dua hari pencarian sejak Sabtu (4/5/2024) hingga Minggu kemarin. Buaya yang lepas di Sungai Pelambuan masih belum ditemukan.

Berdasarkan dari laporan warga setempat, buaya dengan panjang 1,5 meter itu terlihat muncul belasan kali di permukaan air sejak dilaporkan.

Anggota Tim Animal Rescue Banjarmasin, Andi menerangkan hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyisiran di sekitaran lokasi kemunculan buaya itu.

“Kita pastikan akan sampai dapat nanti,” ucap Andi, Minggu (5/5/2024) kemarin.
Selain itu, dari timnya saat ini juga telah memasang lebih banyak perangkap dan jebakan agar bisa menangkap reptil air itu secepatnya.

Tidak hanya memasang perangkat ayam, pihaknya juga mencoba menggunakan umpan anak bebek dan akan memasang perangkat khusus buaya.

“Nanti kita akan pasang beberapa lagi,” tuturnya.

“Dugaan itu masih ada pada perairan disekitar sini. Karena masih ada terpantau kemunculannya,” sambungnya.

Proses evakuasi buaya juga turut melibatkan warga setempat yang mulai resah dengan keberadaan reptil besar tersebut.
Rencananya dari warga sekitar akan membersihkan belukar di sekitaran area tersebut.

“Kemungkinan besok, infonya dari Ketua RT setempat,” tuturnya.

Selain melakukan pembersihan, dilanjutkannya nanti juga akan dilakukan pemasangan spanduk peringatan bahaya buaya di sekitaran kawasan itu.

Sementara itu, salah satu Ardiani warga Gang Safari, Kelurahan Pelambuan mengaku penampakan buaya yang muncul menjadi pemandangan setiap harinya.

Apalagi kemunculan buaya permukaan air berada persis tepat di belakang rumahnya.

Jika Tim Animal Rescue Banjarmasin menggunakan umpan berupa seekor ayam yang dijerat ke tali. Maka Ardiani membuat perangkap yang agak berbeda.

Dirinya membuat perangkap menggunakan kubus apung berbentuk persegi panjang. Dimana tiap sisinya dipasang dengan jerat simpul menggunakan tali marlon berlapis.

Di atas perangkap itu, pria berusia 60 tahun ini meletakkan seekor burung dara. Hal ini dilakukannya agar bisa menarik perhatian buaya.

“Dari mana saja buaya itu menerkam burung itu, saya yakin dia bakal terjerat,” ujarnya, Minggu (5/5/2024).

“Jerat simpul dari tali marlon itu kuat. Bisa untuk menahan beban yang kira-kira beratnya satu pikul (62,5 kg),” tambanya.

Bahkan dirinya juga telah mengantisipasi apabila perangkap tersebut dibawa buaya menyelam didasar sungai.

“Itu tersambung dengan tali jerigen kosong. Untuk mengetahui di mana lokasi buaya itu, kita cukup melihat di mana posisi jeriken air yang diseretnya saja,” jelasnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Apresiasi Keberadaan  Posbankum di Setiap Kelurahan

28 September 2026 - 01:46 WITA

Tinjau Sungai Pemurus, Wali Kota Yamin Ajak Warga Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan

26 September 2026 - 01:42 WITA

Puncak Peringatan 5 Abad Kota Banjarmasin: Wali Kota Yamin Beserta Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Sultan Suriansyah

24 September 2026 - 01:39 WITA

Sambut 5 Abad Kota, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Layanan Poli Ortopedi dan Laboratorium PA

23 September 2026 - 01:34 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Luncurkan Gerakan Batiti ke SD

18 September 2026 - 01:30 WITA

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

Trending di Banjarmasin