terasbanua.my.id, Banjarmasin – Di tahun 2023 ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin berencana akan kembali mengurangi keberadaan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Kota Banjarmasin.
Kepala DLH Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love mengungkapkan tiga tahun terakhir sudah ada 13 TPS yang ditutup karena kondisinya sudah tidak layak lagi untuk menampung sampah yang kian meningkat setiap harinya.
“Sampah yang dihasilkan masyarakat setempat sudah sangat overload hingga berserakan di jalan. Jadi terpaksa TPS nya kami tutup,” ungkap Alive kepada awak media baru-baru ini.
Adapun saat ini, pihaknya terus melakukan pendataan terhadap TPS yang sudah dinilai tidak efektif lagi difungsikan dan dilakukan evaluasi bahkan hingga penutupan.
Sementara itu, pihaknya juga akan menggencarkan program surung sintak di tengah masyarakat untuk menjadikan kebiasaan nantinya.
Mulai dari pemberdayaan paman-paman gerobak yang langsung datang mengambil sampah langsung ke rumah masyarakat dengan berlangganan ataupun mobil sampah yang disiapkan di setiap wilayah yang datang di waktu tertentu agar mereka bisa membuang langsung ke mobil sampah tersebut.
Tak dipungkirinya, volume sampah terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Maka dari itu, ia pun berharap masyarakat bisa bijak dalam mengelola sampah yang dihasilkan.
“Jadi pilah sampah dari rumah, misal sampah plastik kemudian sampah organik, dan sampah lainnya, supaya mempermudah petugas untuk melakukan sortir,” jelasnya.
Dengan begitu lanjutnya, bakal memudahkan petugas dalam mensortir sampah berbagai jenis untuk nantinya bisa dimanfaatkan bagi jenis sampah yang bisa di daur ulang.
Selain itu, ia juga meminta untuk tidak buang sampah sembarangan serta taat peraturan saat membuang sampah di TPS.
“Misal jam 6 sore ke jam 6 pagi. Di luar itu, tolong lah jangan buang sampah ke TPS biar tidak berhamburan dan enak dilihat,” tutupnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






