Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 11 Jan 2023 18:20 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Di Tahun 2023 Dinkes Banjarmasin Konfirmasi Kasus DBD Sudah Ada 6, Satu Diantaranya Meninggal Dunia


 Di Tahun 2023 Dinkes Banjarmasin Konfirmasi Kasus DBD Sudah Ada 6, Satu Diantaranya Meninggal Dunia Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Baru saja memasuki tahun 2023, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin sudah mengkonfirmasi ada enam kasus Demam Berdarah Dangue (DBD) di Banjarmasin.

 

Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan mengungkapkan dari enam kasus itu satu diantaranya telah dinyatakan meninggal dunia akibat penyakit DBD yang diderita.

 

“Ada satu anak meninggal umurnya 10 tahun,” ungkap Ramadhan, Rabu (11/1/2023).

 

Jika menilik kasus DBD tahun 2022 lalu, memang mengalami peningkatan cukup drastis pada tahun-tahun sebelumnya yang tercatat ada 60 kasus dengan 2 korban meninggal dunia.

 

Kasus DBD itu sendiri lanjut Ramadhan, tersebar merata di seluruh Kecamatan yang ada di Kota Banjarmasin.

 

Penyebab dari penyebaran DBD itu dikarenakan lingkungan yang tidak bersih dan sehat yang membuat nyamuk cepat berkembang biak di tempat-tempat seperti di ban bekas, kaleng bekas, dan tempat lain yang bisa tanpa sengaja menampung air hujan.

 

Guna menghentikan penyebaran virus dengue dari nyamuk Aedes Aegypti ini, Ramadhan pun mengimbau agar masyarakat bisa melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M plus dengan melibatkan lintas sektor.

 

“Selain itu, kita juga akan melakukan penyuluhan tentang DBD, Pemberian Serbuk Abate, dan fogging atau pengasapan untuk membunuh nyamuk dewasa,” imbuhnya.

 

Apabila terdapat warga yang memiliki gejala DBD, ia  meminta agar sesegeranya di bawa ke Pusat Pelayanan Kesehatan terdekat.

 

“Jika ada warga yang positif DBD akan dilakukan PSN dan Penyelidikan Epidemiologi serta jika memang urgent akan dilakukan fogging,” katanya.

 

Tindakan fogging akan dilakukan jika memang di kawasan itu telah ada ditemui kasus DBD. Namun sebelumnya, warga setempat harus meminta langsung tindakan fogging di puskesmas di kawasannya.

 

“Layanan fogging itu gratis jadi silahkan laporkan,” pungkasnya.

 

Hamdiah

Foto. Ilustrasi nyamuk Aedes Aegypti penyebab DBD

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Ketua TP PKK Banjarmasin Berbagi Daging Kurban untuk Penderita Stunting

28 Mei 2026 - 02:00 WITA

Wali Kota Banjarmasin Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momentum Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 01:54 WITA

Sambut Idul Adha 1447 H, Wali Kota Banjarmasin Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Seberat 973 Kg ​

26 Mei 2026 - 01:50 WITA

Banjarmasin Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ​

26 Mei 2026 - 01:44 WITA

Ketua Dekranasda Banjarmasin Ikuti Ladies Program APEKSI 2026 di Pontianak, Jadi Ruang Kolaborasi dan Promosi Produk Kerajinanan

24 Mei 2026 - 01:38 WITA

APEKSI, Wali Kota Yamin : Ruang Berbagi Pengalaman dan Inovasi Antar Pemerintah Kota

23 Mei 2026 - 01:28 WITA

Trending di Banjarmasin