terasbanua.my.id, Banjarmasin – Ribuan peserta jalan santai Hari Perhubungan Nasional dilepas oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina di Halaman Balai Kota Banjarmasin, Minggu (17/9/2023) pagi.
Kegiatan tersebut tentunya masuk dalam rangkaian peringatan Hari Jadi (Harjad) Kota Banjarmasin ke-497 tahun.
“Kegiatan ini bertujuan supaya merasakan suasana Harjad Kota Banjarmasin yang tinggal satu pekan lagi,” ucap Ibnu usai melepaskan peserta jalan santai.
Sebelum pelepasan peserta jalan santai, Ibnu sempat melaunching lima unit Trans Banjarmasin atau bus ‘Tayo’ ramah disabilitas untuk koridor 4 rute Sungai Andai – Teluk Tiram.
Launchingnya transportasi itu,tentunya sesuai dengan visi misi Wali Kota Banjarmasin memberikan kenyamanan bagi warga Banjarmasin terutama dalam bertransportasi.
“Mudah-mudahan semua warga Kota merasa nyaman dalam bertransportasi,” kata Ibnu.
Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Slamet Begjo menambahkan operasional BRT Trans Banjarmasin masih gratis untuk masyarakat umum.
“Tarifnya masih Rp. 0 rupiah, rencana 2024 menggodok regulasi itu dan akan dikenakan tarif. Namun pasti lebih murah dari teman bis,” tuturnya.
Pasalnya, Trans Banjarmasin hanya beroperasional di dalam kota yang memiliki julukan Kota Seribu Sungai.
“Diagendakan tidak lebih dari Rp. 3 ribu. Paling tidak ini jadi support guna mengurangi beban APBD,” tuturnya.

Nantinya tarif yang akan dikenakan dibedakan dengan pelajar ataupun lanjut usia (lansia) yang mana rencana itu sudah disimulasikan.
“Nanti akan kita bedakan apakah untuk pelajar Rp. 0 rupiah atau lansia penguna Trans Banjarmasin,” ujarnya
Mengingat saat ini Trans Banjarmasin yang menelan anggaran sebesar Rp. 5 miliar lebih itu masih proses perekrutan sopir.
“Diakomodir warga difabel yang memang lebih unik memang dan ada kesetaraan bagi masyarakat yang naik Trans Banjarmasin,” tutupnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






