terasbanua.my.id, Banjarmasin – Selama tahun 2022, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin telah menerima sebanyak 22 aduan laporan dari warga Kota Banjarmasin melalui sistem SP4N-LAPOR.
Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Nuryadi mengungkapkan setiap laporan yang masuk sudah direspon dan ditindaklanjuti dengan baik oleh jajarannya di setiap bidangnya.
“Maksimal tindaklanjutnya dua hari usai aduan masuk,” Nuryadi kepada terasbanua.my.id, Senin (30/1/2023).
Atas kinerja baik itu, tak heran Disdik Kota Banjarmasin berhasil menerima dua penghargaan mengenai respon pengaduan di SP4N-LAPOR yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.
Dua kategori penghargaan yang diterima itu, ialah masuk 10 besar dalam penghargaan responsif aduan laporan tercepat. Kemudian penghargaan admin terbaik di peringkat kedua.
“Alhamdulillah kita mendapatkan dua penghargaan. Melalui penghargaan itu kita akan terus tingkatkan kinerja kita,” kata Nuryadi.
Dari 22 aduan laporan yang telah ditindaklanjuti sebelumnya, menurutnya kebanyakan adalah aduan laporan keterlambatan gaji guru honorer.
“Setiap adanya keterlambatan gaji guru honorer itu pasti diadukan. Tapi kami langsung cepat merespon aduan itu,” ujarnya.
Selain itu, pengaduan lainnya juga diterima pihaknya seperti adanya pungutan di sekolah, penggunaan les, dan aduan terhadap guru yang telah bertindak tidak baik kepada siswanya seperti mengeluarkan kata-kata kasar.
Dalam menindaklanjuti hal tersebut, Disdik Kota Banjarmasin langsung melakukan pemanggilan terhadap guru yang bersangkutan untuk dilakukan pembinaan.
“Kata-kata yang dikeluarkan itu misalnya bersifat bullying dan tidak baik didengar. Walaupun niatnya untuk menegur siswa itu. Jadi kita lakukan pembinaan agar bisa menyampaikan teguran dengan baik terhadap siswa,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






