Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 24 Agu 2024 16:33 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Cukup Lama Tutup, Kampung Ketupat Berbenah Evaluasi Kesalahan Pengelolaan


 Cukup Lama Tutup, Kampung Ketupat Berbenah Evaluasi Kesalahan Pengelolaan Perbesar

terasbanua.my.id, Banjarmasin – Cukup lama tutup. Namun hingga saat ini belum ada kabar kapan destinasi Kampung Ketupat dibuka kembali.

Mengingat sebelumnya, pihak pengelola PT Juru Supervisi Indonesia pernah berjanji akan kembali mengoperasionalkan Juni lalu. Namun nampaknya tak terealisasi.

Mengenai hal itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengungkapkan telah melakukan pertemuan dengan investor dan menyampaikan kendala yang mereka hadapi.

“Terutama operatornya dianggap gagal dan ini kedua kalinya. Tapi karena kerja sama dengan Pemko selama 5 tahun ke depan, jadi mereka berupaya cari pengelola baru,” kata Ibnu baru-baru tadi.

Dari situ, PT Juru mencoba untuk menggandeng pengelola dari lokal yang paham dengan kondisi Kota Banjarmasin.

Tentunya, investor ingin dari pengelola baru nanti bisa belajar dari kesalahan-kesalahan yang terjadi dari pengelola sebelumnya.

“Mungkin pola harus dipahami karena dalam pengelolaan wisata ada tipikal dan khasnya di kawasan Banjarmasin ini,” ujarnya.

Untuk pengelolaan ke depan, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin memberikan masukan agar tidak berbayar lagi saat memasuki arena Kampung Ketupat.

Akan lebih baik lanjutnya, berbenah dari fasilitas yang disediakan seperti wadah bermain yang bisa dioptimalkan dalam pengenaan tarif.

“Termasuk makanan yang disajikan sesuai standar. Paling tidak sesuai lidah Banjar. Misalnya yang legend-legend itu bisa direkrut untuk berjualan di sana,” jelasnya.

Menurutnya, berbeda dengan wisata Pulau Jawa yang tetap banyak pengunjung meski ada tarif masuknya.

Namun itu tak berlaku di Kota Banjarmasin hingga memang harus di evaluasi dan disesuaikan agar bisa menarik wisatawan untuk datang.
“Paling penting itu jangan bayar, tapi dimaksimalkan wahana bermain dan makanannya disana. Insya Allah orang akan tertarik datang,” tuturnya.

Di samping itu, mengingat kegagalan pengelola terjadi sudah terjadi dua kali, ia berharap pengelola bisa belajar dan tentunya berharap Kampung Ketupat bisa kembali beroperasional segera.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 48 kali

Baca Lainnya

Pemko Banjarmasin Bersama PKK, GOW dan DWP Peringati Hari Kartini 2026

22 April 2026 - 19:10 WITA

TMMD ke-128 di Banjarmasin Resmi Dimulai, Fokus Percepatan Pembangunan dan Penguatan Sosial

22 April 2026 - 19:02 WITA

Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh Terus Dipercantik, Wahana Rekreasi Air Digarap

20 April 2026 - 18:55 WITA

Lantik Dewan Pengawas Perumda Pasar, Ini Pesan Wali Kota Banjarmasin

20 April 2026 - 18:50 WITA

Pimpin Rakor Kepegawaian, Wali Kota Banjarmasin Tekankan Sanksi Tegas Bila Ada Pelanggaran

17 April 2026 - 18:42 WITA

Rotasi ASN di Lingkup Pemko Banjarmasin, Wali Kota : Tinggalkan Pola Lama, Birokrasi Harus Melayani

16 April 2026 - 18:35 WITA

Trending di Banjarmasin