terasbanua.my.id, Banjarmasin – Akibat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari belakangan menyebabkan puluhan atap rumah warga di Kota Banjarmasin terlepas ditiup angin kencang.
Atas insiden tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Husni Thamrin terus menghimbau masyarakat untuk terus berhati-hati.
“Jika dalam kondisi cuaca ekstrem sebaiknya warga berhati-hati dan jangan keluar rumah jika tidak ada kepentingan,” ucap Husni saat ditemui terasbanua.my.id di ruang kerjanya, Rabu (5/3/2023).
Apalagi lanjutnya, sampai berteduh di bawah pohon atau reklame di pinggir jalan karena sangat berpotensi tertimpa jika roboh.
Selain itu, Husni meminta kepada warga agar memperkokoh bangunan rumahnya khususnya pada bagian atap agar tidak mudah terbawa angin kencang saat menerjang. Apalagi sampai pondasi rumah ambruk.
“Kita tidak bisa menghindari adanya cuaca ektrem. Tapi paling tidak mengurangi dampaknya,” ujarnya.
Saat ini, pihaknya sudah mengaktifkan kembali Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalop) untuk menyampaikan informasi terkait prediksi cuaca secara terus menerus kepada masyarakat agar bisa berhati-hati.
“Itu info update dari BMKG yang kita sampaikan juga melalui media sosial khususnya instagram,” katanya.
Sementara itu, diungkapkannya dalam bulan Maret 2023 ini, tercatat ada 38 rumah yang mengalami kerusakan dampak dari angin kencang yang terjadi beberapa waktu lalu.
Dimana 38 rumah itu tersebar di tiga kawasan Kota Banjarmasin yakni Kelurahan Surgi Mufti, Sungai Jingah dan Pasar Lama.
“Kerusakan yang terjadi ada yang ringan, sedang bahkan berat. Namun memang kerusakan terjadi pada bagian atap dimana dari 38 itu ada satu Kepala Keluarga (KK) yang terpaksa mengungsi,” tuturnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






