terasbanua.my.id, Banjarmasin – Bocah penjual roti yang biasanya mangkal di atas trotoar Jalan Ahmad Yani kilometer 2 Banjarmasin nampaknya kembali viral di media sosial.
Terhitung anak perempuan berusia 5 tahun tersebut sudah tiga kali viral yang mana video pertamanya heboh pada 2021 lalu.
Menanggapi persoalan tersebut, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengungkapkan selama ini Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin tak pernah diam adanya tindakan eksploitasi pada bocah berinisial K tersebut.
Dimana sebelumnya, baik anak maupun orang tua sudah dilakukan penanganan langsung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin.
“Yang bersangkutan sempat didampingi petugas kita. Tapi memang sekali lagi kedapatan dan pihak keluarga yang harus dilakukan pendekatan,” ucap Ibnu Sina saat dikonfirmasi awak media, Rabu (14/12/2022).
Ibnu mengatakan orang tua dari bocah tersebut diketahui masih ada dan upaya yang bisa dilakukan pihaknya ialah pendekatan untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kepada orang tuanya agar anak sekecil itu tidak seharusnya mendapatkan tindakan eksploitasi ataupun kekerasan dari orang terdekatnya.
Sebelumnya lanjut Ibnu, orang tua bocah tersebut pernah dilaporkan dan dibawa ke ranah hukum oleh pihak kepolisian.
Namun sayangnya upaya yang dilakukan nihil karena digugat oleh kelompok-kelompok yang diduga memiliki kepentingan tertentu.
“Kepentingan apa saya juga tidak tahu,” ujarnya.
Padahal, secara garis besar tindakan eksploitasi anak itu tidak boleh dilakukan. Namun entah kenapa upaya hukum yang dilakukan kalah di tengah peradilan.
Selain itu, diketahui orang tua si bocah yakni ayahnya adalah seorang pecandu alkohol yang tanpa segan memukul anaknya saat dalam pengaruh minuman keras itu.
Di samping itu, menurutnya kasus bocah penjual roti itu juga terjadi secara periodik yang mana setelah reda kemudian naik kembali kasusnya. Tentunya itu menjadi tanda tanya besar hingga menimbulkan banyak dugaan.
“Ada apa dengan bocah itu? Sepertinya bukan hanya ada eksploitasi pada anak saja tapi pihak-pihak tertentu mencoba memanfaatkan momen-momen itu,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






