terasbanua.my.id, Banjarmasin – Rangkaian puncak peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke 115 tahun turut dilaksanakan di Kota Banjarmasin dan sejumlah kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Selatan (Kalsel).
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengaku sangat menyambut baik HBDI bisa digelar di kota berjuluk Seribu Sungai yang tentunya dihadiri para jajaran Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
“Kami berharap adanya agendanya ini memberikan semangat dan spirit yang sama bagi dokter-dokter kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Ibnu usai menghadirkan peringatan HBDI.
Tak ingin melewatkan kesempatan, dalam momentun itu. Pihaknya turut mengenalkan kuliner khas Banjarmasin dan wisata ikoniknya yakni susur sungai menggunakan kelotok yang bisa dinikmati para jajaran DID yang datang.
“Karena memang ada city tournya. Tadi kita susur sungai ke Kampung Hijau, Kampung Biru dan menikmati berbagai kuliner juga,” tuturnya.
Menariknya, dalam memeriahkan peringatan HBDI. Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kota Banjarmasin mengelar Dekrashow 2 dengan menampilkan busana sasirangan karya dari berbagai desainer lokal.
Busana yang ditampilkan akan lelang yang mana hasil penjualannya disumbangkan untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui IDI.
Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) IDI DR. Dr Muhammad Adib Khumaidi, Sp.OT mengatakan dipilihnya Kalsel untuk puncak peringatan HBDI 2023 tidak lepas dari upaya peningkatan kesehatan yang telah dilakukan selama ini.
“Khususnya di Kota Banjarmasin. Tadi kita diperlihatkan Kampung Biru, Kampung Hijau yang jadi role model untuk kampung sungai yang sehat,” katanya.
Berhasilnya Kota Banjarmasin dalam meningkatkan kesehatan di permukiman penduduk terutama di bantaran sungai membuat DID siap untuk selalu menjadi mitra daerah Kalsel khususnya Kota Banjarmasin.
“Kami siap mendukung upaya-upaya meningkatkan kesehatan dari Kota Banjarmasin,” akhirnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah







