terasbanua.my.id, Banjarmasin – Merebaknya flu burung pada peternak unggas saat ini, nampaknya berdampak pada harga daging ayam potong yang dijual di Kota Banjarmasin.
Pasalnya, harga ayam ras potong khususnya mengalami kenaikan walaupun tidak terlalu signifikan.
“Pasti berpengaruh. Baik itu harganya yang naik atau ketersediaannya juga,” ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, M Makhmud, Kamis (16/3/2023).
Kendati demikian, Makhmud bisa pastikan daging ayam yang masuk ke Kota Banjarmasin sudah aman dan ketersediaannya cukup karena sudah diantisipasi sejak dini.
Untuk kasus flu burung sendiri terhadap unggas, diungkapkannya saat ini masih belum ada karena memang di Kota Seribu Sungai tidak ada peternakan ayam yang jumlahnya banyak.
“Masih belum ada ditemukan, karena pemasok ayam dari Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Banjar,” paparnya.
Meskipun Kota Banjarmasin aman dari flu burung, ia tetap menghimbau peternak milik pribadi di Kota Banjarmasin agar menjaga kebersihan lingkungan kandang dari unggas.
Apalagi di tengah cuaca berubah-berubah saat ini, sangat berpengaruh kepada makhluk hidup terutama unggas.
Maka dari itu, perlu upaya-upaya yang harus dilakukan guna menghindari adanya penyebaran virus flu burung.
“Langkah-langkah yang kami laksanakan diantaranya penyemprotan disinfektan, pemberian vitamin pada peternak untuk diberikan ke ayam agar staminanya sehat dan memperhatikan lingkungan kandang ayam agar tetap bersih,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






