terasbanua.my.id, Banjarmasin – Banyaknya insiden pohon tumbang hingga tak jarang memakan korban jiwa. Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin berencana akan mengasuransikan pohon di sepanjang kota Seribu Sungai itu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love mengatakan asuransi itu hanya diperuntukan pada pohon milik Pemko Banjarmasin saja.
“Hanya pohon milik Pemko saja dan asuransinya itu untuk korban yang tertimpa pohon yang diasuransikan itu,” ungkap Alive baru-baru ini.
Rencananya upaya perasuransian terhadap pohon itu diusulkan tahun berjalan pada anggaran perubahan tahun 2023.
Diungkapkan Alive alasan perasuransian dilakukan tahun berjalan karena jika per tahun akan sulit dipertanggung jawabkan apabila ada insiden di awal tahun.
“Misalnya kejadian di Januari atau Februari kami tidak bisa mengklaim karena belum bisa kami lakukan pembayaran,” kata Alive.
Alive berharap, rencana asuransi terhadap pohon itu bisa dikontrak sebelum bulan Desember 2023 dengan pihak asuransi.
“Dengan begitu, Insya Allah korban yang tertimpa pohon bisa menerima asuransinya,” ujarnya.
Sementara itu, untuk jumlah pohon yang di tanam oleh Pemko Banjarmasin itu sendiri terdata ada sekitar sekitar 7.107 pohon.
Jumlah itu kemudian terbagi dalam berbagai klasifikasi pohon. Mulai dari usia, diameternya, dan letak koordinatnya.
Adapun untuk klasifikasi diameter pohon itu antara 5 cm sampai 90 cm. Sedangkan untuk usianya klasifikasi mulai dari 6 bulan hingga puluhan tahun.
Tentunya, semua pohon secara rutin dilakukan pemeliharaan. Terutama pada pohon yang usianya sudah tua dan biasanya sangat rimbun.
Pemeliharaan yang dilakukan diantaranya perendahan melalui penebangan dahan pohon yang melebar ke tengah jalan, atau merambat ke kabel listrik serta dahan pohon yang berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melintas.
“Pohon-pohon yang buka milik kita juga dilakukan perendahan dan pemeliharaan atas permintaan warga,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah







