Menu

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Jakarta · 13 Mar 2023 20:39 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Akibat Pengabaian Manajemen Risiko Industri TBBM Plumpang di Lingkungan Padat Penduduk


 Akibat Pengabaian Manajemen Risiko Industri TBBM Plumpang di Lingkungan Padat Penduduk Perbesar

terasbanua.my.id, Jakarta, 12 Maret 2023 – Sebagai salah bentuk program respon kejadian kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Indonesia Resilience baru saja mengadakan kegiatan Seri Diskusi #GenerasiTangguh “Kebakaran Depo Plumpang; Ancaman Bencana Industri di kota”.

Diikuti oleh puluhan peserta, diskusi pun berjalan dengan lancar karena banyaknya pertanyaan dan pendapat yang muncul dari peserta. Diskusi diawali oleh Muhammad Huda dari Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu (FKTMB) yang membahas tentang bagaimana terjadinya peristiwa kebakaran Plumpang beserta kondisi masyarakat saat ini dan sejarah konflik agraria di kawasan Tanah Merah.

“Awal kejadian, terdapat bau menyengat hingga warga mengalami muntah. Mereka bertanya-tanya bagaimana sistem keamanannya. Selama tinggal di Tanah Merah, pihak Pertamina tidak pernah ada yang namanya CSR. Artinya tidak ada mitigasi bencana di lingkungan sekitar, seperti informasi jalur evakuasi. Hal tersebut perlu dilakukan mengingat sebagai bentuk early warning system.” ungkap Huda.

Kemudian diskusi disambung oleh Hafidz Affandi dari Sustainability Learning Center (SLC). “Dalam setiap tragedi bencana yang perlu diselamatkan adalah korban dan manusia. Jangan diseret ke politis, Pertamina harus segera menyelamatkan manusia. Selain itu korporat, holding juga harus turun tangan. Kedua, masalah agraria harus ada putusan politik,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa Pertamina harus menata dua hal, yaitu manajemen risiko di lingkungan sekitar dan dari sisi perusahaan perlu memikirkan ulang bagaimana mereka membangun sistem ulang dan tidak hanya menyalahkan human error.

Dilanjutkan oleh Direktur Eksekutif Indonesia Resilience (IRE) Hari Akbar Apriawan, “Dalam konteks bencana, kita tidak bisa memindahkan masyarakatnya. Ketika relokasi di wilayah tersebut, maka kita akan menghilangkan ekonomi, tempat tinggal, budaya, dan lain-lain. Yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kapasitas di masyarakat agar dapat menjauhi ancamannya,”

 

Harapannya, kejadian kebakaran di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang dapat menjadi titik balik dalam membangun kesadaran kolektif untuk memastikan sistem bisnis berkelanjutan di perusahaan-perusahaan yang memiliki risiko tinggi. Perusahaan perlu melakukan investigasi dan audit internal atas kejadian tersebut. Di sisi lain, perlu menjadi perhatian bagi para stakeholder utamanya perusahaan, masyarakat, dan pemerintah daerah, untuk bersama-sama membangun kesadaran tanggap bencana yang partisipatif dan responsif di lingkungan industri berisiko tinggi, terutama yang terkait pencegahan dan mitigasi bencana.

*Tentang Indonesia Resilience*
Indonesia Resilience (IRES) adalah wadah berpikir yang fokus pada penelitian dan aktivisme sosial untuk memberdayakan masyarakat marginal khususnya untuk mendidik dan mengimplementasikan narasi & mentalitas ketahanan untuk mencapai pengurangan risiko bencana.

*Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:
Siti Luthfiana Hasena
Tim Komunikasi Indonesia Resilience (IRES)
siti.luthfiana@ires.or.id
08151895786*

 

Rilis

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Bernuansa Klasik Modern, Pia Hotel Bandung Tawarkan Promo Menarik di Anniversary ke 33

2 Juli 2025 - 16:05 WITA

Telkomsel Bagikan Hewan Kurban ke Lebih dari 600 Titik Prioritas di Seluruh Penjuru Indonesia, Sambungkan Senyuman di Momen Iduladha 1446 H

7 Juni 2025 - 14:47 WITA

Telkomsel Siaga 2025, Siapkan Jaringan di Kalimantan untuk Konektivitas Tanpa Gangguan

19 Maret 2025 - 14:32 WITA

Kafilah FASI Kalsel Siap Torehkan Prestasi Terbaik Bagi Banua di FASI Nasional ke 12

24 Oktober 2024 - 22:57 WITA

Demokrat Dukung KPU Terbitkan PKPU yang Sejalan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi

24 Agustus 2024 - 17:18 WITA

H Muhidin-Hasnuryadi Kantongi SK Demokrat, Ibnu Sina : Mari Kita Kawal dan Menangkan

20 Juli 2024 - 11:11 WITA

Trending di Banjarmasin