terasbanua.my.id, Banjarmasin – Baru memasuki tahun 2024, tercatat sudah ada 7 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditemukan di Kota Banjarmasin.
Data kasus itu berdasarkan laporan dari 7 puskesmas diantaranya Puskesmas Sungai Jingah, Alalak Tengah, Pelambuan, Beruntung Jaya.
“Temuan kasus DBD sudah kita lakukan fogging di wilayahnya,” ucap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Tabiun Huda
Berkaca dari 2 tahun lalu, kasus DBD memang mengalami peningkatan cukup signifikan dari tahun 2022 ke 2023.
Tahun 2022 lalu, tercatat ada sebanyak 64 kasus DBD. Dari kasus itu 4 diantaranya dinyatakan meninggal.
Sedangkan tahun 2023 meningkat menjadi 88 kasus DBD dan yang terkonfirmasi meninggal dunia ada sebanyak 3 orang.
Menurutnya, rentan usia yang terserang virus DBD rata-rata di usia 7 hingga 14 tahun karena nyamuk mengigit di waktu anak-anak bermain dan tidur. Sedangkan orang dewasa di waktu itu banyak yang sibuk bekerja.
“Makanya kami himbau jika ada anak yang demam selama 3 hari berturut dan tidak kunjung sembuh bisa di bawa layanan puskesmas untuk mendapat perawatan,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






