Menu ✖

Mode Gelap
ASN Pemko Banjarmasin Berlarian ke Luar Gedung Saat Gempa Getaran Hitungan Detik Berantas Geng Motor, Pemko Banjarmasin Bakal Lakukan Pembinaan Para Remaja Terjaring Best World Kindai Hotel Banjarmasin Tawarkan Menu Promo “BBQ Weekend Night” Ini Pengakuan Saksi Kasus Penusukan Pelajar, Pelaku Minta Ditemani Saksi Ke Ruang Kelas Korban Jelang Isya, ‘Gudang Ulin’ Telang HST Diamuk Si Jago Merah

Banjarmasin · 10 Jan 2024 12:39 WITA ·

Avatar badge-check

Reporter

Solusi Cepat Atasi Keterlambatan Pembayaran, Pemko Banjarmasin Lakukan Refocusing Anggaran


 Solusi Cepat Atasi Keterlambatan Pembayaran, Pemko Banjarmasin Lakukan Refocusing Anggaran Perbesar

terasbanua.co.id, Banjarmasin – Minimnya capaian Pendapatan Belanja Daerah (PAD) dan memiliki beban utang kepada penyedia jasa atau kontraktor. Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin berencana melakukan refocusing anggaran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman mengatakan terpaksa melakukan refocusing anggaran untuk mengatasi keterlambatan pembayaran yang sudah melampaui tahun anggaran tersebut.

“Memang jalan keluarnya refocusing. Makanya kita menggelar rapat untuk mempersiapkan rencana refocusing itu,” ucap Ikhsan Budiman yang juga selaku ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Banjarmasin usai rapat rencana refocusing, Selasa (9/1/2024).

Menurut Ikhsan, refocusing bisa dilakukan jika kondisinya sedang kahar atau suatu kejadian yang terjadi di luar kemampuan manusia dan tidak dapat dihindarkan, sehingga suatu kegiatan tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Refocusing sendiri lanjut Ikhsan, tindakan percepatan yang bisa dilakukan dalam anggaran pengalihan.

“Besar harapan kita ketika proses refocusing dilakukan Dana Bagi Hasil (DBH) kurang salur bentuk Treasury Deposit Facility (TDF)  bisa segeranya dicairkan,” tuturnya.
Sebelumnya, diungkapkan Ikhsan pihaknya sudah mengupayakan dengan berkonsultasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Secara terpisah, Kepala Badan Keuangan Daerah, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin, Edy Wibowo berharap secepatnya mendapat transferan dana pusat. Mengingat kondisi kas daerah kosong

Pasalnya, di beberapa daerah bisa dipercepat pencairan di awal tahun.

“Mudah-mudahan dalam seminggu ini ada jawaban dari Kementerian,” ujar Edy.

Edy mengungkapkan Pemko Banjarmasin memiliki beban utang kepada penyedia jasa sekitar Rp 300 miliar di 17 SKPD.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Banjarmasin Ichrom Muftezar menyikapi dengan tenang terkait refocusing tersebut.

“Kalau kebijakannya harus refocusing ya kami siap refocusing anggaran 2024 untuk pembayaran 2023,” kata Tezar sapaan akrabnya.

Hamdiah
Foto. Hamdiah

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Yamin Apresiasi Keberadaan  Posbankum di Setiap Kelurahan

28 September 2026 - 01:46 WITA

Tinjau Sungai Pemurus, Wali Kota Yamin Ajak Warga Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan

26 September 2026 - 01:42 WITA

Puncak Peringatan 5 Abad Kota Banjarmasin: Wali Kota Yamin Beserta Jajaran Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Sultan Suriansyah

24 September 2026 - 01:39 WITA

Sambut 5 Abad Kota, RSUD Sultan Suriansyah Tambah Layanan Poli Ortopedi dan Laboratorium PA

23 September 2026 - 01:34 WITA

Bunda PAUD Banjarmasin Luncurkan Gerakan Batiti ke SD

18 September 2026 - 01:30 WITA

Wali Kota Yamin Putuskan Batalkan Kemeriahan Hari Jadi ke-500

17 September 2026 - 11:46 WITA

Trending di Banjarmasin