terasbanua.co.id, Banjarmasin – Beberapa waktu lalu sempat viral di jagat maya sebuah statement dari salah Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang menyebut kasihan terhadap tiga kota di Kalimantan yang dinilai belum meratanya pembangunan infrastruktur.
Dari tiga kota itu salah satunya adalah Banjarmasin yang telak disebut sebagai kota yang banyak mengalami kerusakan jalan.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengaku merasa tidak enak menjawab pernyataan itu. Apalagi dilontarkan oleh seorang kontestan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
“Saya tidak ingin nanti dikira mendukung dan tidak mendukung salah satu capres,” tegas Ibnu usai acara Ngobrol Bareng Masyarakat dan Komunitas (Ngobras) di Amfiteater Kampung Ketupat, Rabu (27/12/2023) kemarin malam.
Meski diketahui pernyataan Cawapres nomor urut satu bernama Muhaimin Iskandar biasa disapa akrab Cak Imin itu sempat diprotes keras oleh Wali Kota Pontianak.
Menurut Ibnu, cukup masyarakat Kota Banjarmasin saja yang memprotes statement dari pasangan Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan itu.
“Lebih kepada momentum politiknya yang tak pas dan takut akan persepsi macam-macam. Makanya saya tak ingin menjawab,” tekan kembali.
Dibanding menjawab, orang nomor satu di Kota Banjarmasin itu malah mempersilahkan untuk mencek langsung terhadap pembangunan infrastuktur dan perbaikan jalan yang sudah dilakukan dengan baik sejauh ini.
Perbaikan jalan sendiri lanjutnya, sudah dilakukan hingga jalan di kawasan permukiman-permukiman warga kota.
“Kita punya SK Wali Kota terkait dengan percepatan jalan komplek. Ada 325 kilometer yang segera kita tangani. Jadi silahkan cek saja di komplek dan infrastruktur jalan kita sudah bagus semua,” jelasnya.
Namun memang yang masih PR pihaknya adalah akses jalan kawasan bantaran sungai atau pinggiran kota yang masih dilakukan secara bertahap dan tak dipungkirinya masih belum diperbaiki.
“Akan tetapi secara keseluruhan jalur-jalur utamanya sudah kita perbaiki,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






