terasbanua.co.id, Banjarmasin – Rencananya mulai tahun 2024, gas metan yang dihasilkan dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang berlokasi di Jalan Gubernur Soebardjo, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan bakal disalurkan pada warga.
Penyaluran gas metan atau biogas itu akan diberikan gratis kepada 63 Kepala Keluarga (KK) di sekitar kawasan TPA Basirih.
“Hanya soal pemeliharaan instalasi yang memerlukan ketelitian dan perlu pemeliharaan terus menerus agar bisa disalurkan,” ucap Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, Senin (18/12/2023).
Tentunya penggunaan gas metan sendiri lanjut Ibnu, sebagai pengganti dari penggunaan gas elpiji yang biasa digunakan masyarakat.
Gas metan miliki warna biru yang diproduksi itu merupakan hasil dari pemanfaatan zona satu dan zona dua yang masih aktif.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love mengungkapkan sudah memasang jaringan untuk penyaluran gas metan kepada warga nanti.
“Jadi tinggal menyalurkan di tahun depan dan sudah coba dipertengahan tahun kemarin di satu titik. Alhamdulillah apinya keluar terus, tidak berbau dan berwarna biru sangat bagus,” terang Alive.
Penyalurannya nanti di awal tahun 2024 lanjut Alive, ada waktunya berdasarkan kesepakatan bersama warga yang akan memanfaatkannya.
“Misalnya pagi itu jam berapa mereka masak, atau untuk siang saja kah karena perlu menghidupkan blower-blower kita untuk penyalurannya ke warga,” tutur Alive.
Ppemanfaatan gas metan ini nantinya dapat mengurangi konsumsi masyarakat menggunakan gas elpiji.
Di singgung berapa jumlah gas metan yang dihasilkan, Alive mengaku masih dihitung. Namun dari hasil beberapa titik yang dipantau cukup banyak.
“Agak sulit menghitung kandungan dari gas metan yang dihasilkan di TPA,” ujarnya.
Adapun anggaran pembangunan jaringan dan kompor dalam penyaluran gas metan sendiri mencapai Rp. 200 juta.
“Itu belum termasuk pemeliharaan, rencana di tahun 2024 kita siapkan untuk pemeliharaan jaringan. Satu titik itu gas metan biasanya berkurang dan perlu dipindah-pindah,” pungkasnya.
Hamdiah
Foto. Hamdiah






